PravadaNew – Demam pada anak kerap menjadi kekhawatiran orang tua, terutama ketika terjadi pada malam hari karena dapat mengganggu waktu istirahat dan kenyamanan anak. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengatasinya, mulai dari memberikan kompres hangat hingga pemberian obat penurun panas seperti paracetamol, guna membantu menurunkan suhu tubuh sekaligus memastikan anak tetap dapat tidur nyenyak dan pulih lebih cepat.
Demam sendiri merupakan kondisi meningkatnya suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius yang umumnya menjadi tanda tubuh sedang melawan infeksi, meski pada anak kondisi ini juga bisa dipicu oleh tumbuh gigi, efek imunisasi, penggunaan pakaian terlalu tebal, hingga paparan panas berlebih.
“Demam dapat terjadi pada siang maupun malam hari. Sebenarnya demam dapat membaik dengan sendirinya dan tidak selalu menandakan hal yang berbahaya. Namun, demam yang terjadi pada malam hari memerlukan penanganan lebih,” tulis Alodokter dalam artikelnya, dikutip Sabtu (28/2/2026).
Baca juga: Jenis Olahraga yang Cocok di Bulan Puasa
Hal ini karena demam saat malam hari dapat mengganggu istirahat anak. Selain itu, fasilitas kesehatan yang tersedia saat malam hari juga terbatas. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui berbagai cara mengatasi anak demam di malam hari yang dapat menurunkan demam Si Kecil.
Selain mengukur suhu tubuh anak, orang tua juga perlu mengenali gejala yang menyertai melalui metode C-E-K agar penanganan demam lebih tepat sasaran. C-E-K itu sendiri adalah singkatan dari Ciri fisik, Ekspresi anak, dan Keluhan badan.
Bila ciri fisik yang terlihat hanya mata sayu atau wajah pucat, disertai dengan ekspresi lemas dan keluhan sebatas meriang, kondisi ini umumnya termasuk demam biasa (ringan hingga sedang). Demam jenis ini dapat diredakan dengan paracetamol micronized, seperti Praxion, agar demam pada anak turun dan anak menjadi lebih nyaman.
Namun, bila demam disertai bengkak atau nyeri saat menelan, ekspresi anak tampak sangat rewel dan gelisah, serta muncul keluhan nyeri badan atau ngilu, kondisi tersebut dapat menandakan adanya peradangan.
Pada kondisi tersebut, obat dengan kandungan ibuprofen, seperti Proris, dapat menjadi pilihan yang lebih tepat. Proris akan membantu menurunkan demam sekaligus meredakan peradangan dan nyeri yang menyertainya.
Berbagai Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari
Demam yang terjadi pada malam hari, bisa membuat Si Kecil rewel dan tidak bisa tidur nyenyak. Untuk menanganinya, berikut adalah beberapa cara mengatasi anak demam pada malam hari yang bisa Ayah dan Bunda lakukan:
- Berikan kompres hangat
Cara mengatasi anak demam di malam hari yang pertama adalah dengan memberikan kompres hangat. Bunda bisa menempelkan kain atau spons yang telah direndam dengan air hangat ke dahi Si Kecil agar demam tidak mengganggu tidurnya. Air hangat akan membantu menurunkan suhu tubuhnya. Setelah memberikan kompres, Bunda dapat mengeringkan tubuh Si Kecil dan mengganti pakaiannya yang basah. Ini dilakukan agar Si Kecil tidak kedinginan dan menggigil. - Pakaikan baju yang tipis
Cara mengatasi anak demam di malam hari selanjutnya adalah dengan memakaikan baju yang tipis pada anak. Hindari memakaikan pakaian yang tebal dan berlapis. Pakaian yang tebal dapat menghambat penurunan suhu tubuh Si Kecil dan membuatnya berkeringat. Hal ini justru dapat mengganggu tidur Si Kecil. - Beri minum lebih banyak
Demam dapat menyebabkan Si Kecil kehilangan cairan lebih cepat, bahkan menyebabkannya mengalami dehidrasi. Kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi dan memperburuk demam yang tengah terjadi. Untuk mencegah hal tersebut, Bunda bisa memberikan cairan lebih banyak kepada Si Kecil. Selain memberikan air putih, Bunda juga bisa memberikan jus, teh herbal, kaldu, larutan rehidrasi, maupun cairan elektrolit. Jika Si Kecil masih menyusu, Bunda dapat memberikan lebih banyak ASI. Selain mencegah dehidrasi, ASI juga bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh Si Kecil dalam melawan infeksi. - Jaga suhu ruangan
Menjaga ruangan di kamar tidur Si Kecil tetap sejuk dapat membantu mencegah suhu tubuhnya naik. Bunda bisa menyalakan kipas angin untuk mendinginkan suhu ruangan, serta menjaga sirkulasi udara tetap lancar. Namun, hindari mengarahkan kipas angin langsung ke tubuh Si Kecil karena dapat membuatnya menggigil kedinginan. - Pastikan anak cukup istirahat
Cara mengatasi anak demam di malam hari selanjutnya adalah dengan memastikan Si Kecil tetap tidur nyenyak. Bunda tidak perlu membangunkan Si Kecil untuk mengecek suhu tubuhnya saat ia sedang tidur, kecuali jika Si Kecil tampak gelisah. Tidur malam yang nyenyak bermanfaat untuk membantu proses penyembuhan demam Si Kecil. - Berikan obat penurun demam
Jika beberapa cara mengatasi anak demam di malam hari telah dilakukan tetapi masih belum mampu menurunkan suhu tubuh Si Kecil, bahkan ia tampak rewel dan gelisah, Bunda bisa memberikan obat penurun demam. Penggunaan obat ini bermanfaat untuk membantu Si Kecil merasa lebih nyaman, terlebih jika demam disertai dengan sakit kepala atau badan terasa sakit. Obat yang bisa Bunda berikan adalah paracetamol micronized (Praxion) atau ibuprofen dalam bentuk sirop (Proris) maupun tablet kunyah. Sebelum memberikan obat kepada Si Kecil, bacalah petunjuk penggunaan yang tertera di kemasan terlebih dahulu atau sesuai petunjuk dari dokter. Hindari pemberian dosis berlebih atau tidak sesuai dengan cara penggunaan.
Meski umumnya bisa diatasi dengan penanganan mandiri di rumah, Bunda perlu mewaspadai apabila demam Si Kecil diikuti dengan tanda-tanda berikut ini:
Usia anak kurang dari 3 bulan dan mengalami demam dengan hasil pengukuran suhu dari dubur 38oC atau lebih
Usia anak lebih dari 3 bulan dan mengalami demam dengan kenaikan suhu hingga 38,9oC atau lebih
Usia anak lebih dari 3 bulan dan mengalami demam lebih dari 2 hari
Menangis terus menerus dan lebih rewel dari biasanya
Sesak napas
Ruam kulit
Tampak lesu
Tampak bingung
Sakit kepala
Leher kaku
Kurang nafsu makan
Apabila Si Kecil mengalami salah satu dari tanda-tanda di atas, jangan menunda untuk membawanya ke dokter guna mendapatkan pemeriksaan. Selain itu, jika berbagai cara mengatasi anak demam di malam hari seperti di atas telah Bunda coba tetapi keadaan Si Kecil tidak kunjung membaik, periksakanlah Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.















