PravadaNews– PT Jasa Raharja memberangkatkan 23.500 pemudik ke berbagai daerah di Indonesia melalui program Mudik Gratis Lebaran 2026. Mayoritas peserta diberangkatkan menggunakan moda kereta api, sementara sisanya menggunakan bus.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan keselamatan transportasi selama periode mudik Lebaran, sekaligus membantu masyarakat pulang ke kampung halaman.
“Program Mudik Gratis Jasa Raharja merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Melalui program ini kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman dan tertib,” ujar Awaluddin dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis (19/3/2026).
Baca juga : Menhub: Manfaatkan WFA untuk Kurangi Macet Mudik
Pada pelaksanaan tahun ini, kata Awaluddin, Jasa Raharja menyediakan 37 rangkaian kereta api dengan kapasitas sekitar 17.500 penumpang. Adapun moda bus disiapkan sebanyak 136 unit untuk melayani sekitar 5.640 pemudik, termasuk fasilitas bus khusus bagi penyandang disabilitas.
Selain pemberangkatan langsung, lanjut Awaluddin, Jasa Raharja juga mendukung pemerintah daerah dengan menyediakan moda bus bagi 3.599 pemudik di sejumlah provinsi, di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Aceh, Sulawesi Selatan, Banten, dan Sulawesi Tengah.
Awaluddin juga menyebut realisasi peserta mudik tahun ini melampaui target yang telah ditetapkan.
Menurut Awaluddin, hal itu mencerminkan tingginya minat sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap program mudik gratis yang digagas BUMN.
“Program Mudik Gratis BUMN 2026 merupakan bentuk kolaborasi nyata BP BUMN, Danantara dan 96 Perusahaan BUMN dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Awaluddin.
“Tahun ini kami bersyukur realisasi peserta mudik dapat melampaui target yang ditetapkan,” pungkas Awaluddin.















