PravadaNews – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang yang kembali ke Ibu Kota selama arus balik Lebaran 2026, khususnya di sejumlah terminal bus utama.
Peningkatan ini bahkan mencapai hingga 80 persen dibandingkan hari-hari sebelumnya, seiring berakhirnya masa libur panjang Idul Fitri dan dimulainya kembali aktivitas kerja serta sekolah di Jakarta.
Kondisi tersebut terlihat dari padatnya kedatangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang membawa pemudik dari berbagai daerah tujuan, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera.
Petugas di lapangan pun meningkatkan pengawasan dan pelayanan guna memastikan kelancaran arus kedatangan, sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan penumpang di area terminal.
Baca juga: Mudik Lebaran Dongkrak Ekonomi Nasional
Dishub DKI juga mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama selama periode arus balik berlangsung.
“Untuk sementara dari pantauan Senin (23/3) dibandingkan normal itu sudah ada sekitar 80 persen peningkatan jumlah penumpang di arus balik,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat meninjau kesiapan arus balik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2026).
Syafrin menyebut, jumlah penumpang yang kembali ke Jakarta melalui terminal mengalami kenaikan cukup tajam dibandingkan kondisi normal.
“Dari hasil pergerakan arus balik sampai dengan Senin (23/3), terpantau sudah mulai ada peningkatan jumlah penumpang di beberapa terminal di Jakarta, termasuk di Terminal Kampung Rambutan,” ujar Syafrin.
Adapun peningkatan ini tercatat terjadi di tujuh terminal utama yang melayani arus balik, yakni Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Lebak Bulus, Terminal Grogol, dan Terminal Muara Angke.
Pihaknya terus memonitor jumlah bus yang beroperasi serta pergerakan penumpang di masing-masing terminal. “Begitu arus balik sudah dimulai, kami lakukan pantauan terhadap perkembangan jumlah penumpang maupun bus yang melakukan layanan,” ucap Syafrin.
Dari seluruh terminal tersebut, terdapat tiga terminal yang saat ini menjadi titik tersibuk, yakni Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Pulo Gebang.
Ketiga terminal ini menjadi simpul utama kedatangan penumpang dari berbagai daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Sumatera.
Syafrin menyebutkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada hari ini. Prediksi tersebut sejalan dengan perkiraan dari Kementerian Perhubungan.
“Untuk puncak arus balik akan terjadi hari ini. Kita lihat ada peningkatan penumpang dari arah Sumatera maupun Jawa, dan yang kembali ke Jakarta juga diperkirakan mencapai puncaknya hari ini,” jelas Syafrin.
Dengan adanya lonjakan ini, Dinas Perhubungan bersama instansi terkait terus melakukan pengawasan dan pengaturan di lapangan guna memastikan kelancaran arus penumpang serta keselamatan perjalanan selama periode arus balik Lebaran.
Dishub DKI pun turun langsung memastikan kesiapan arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur (Jaktim).
Syafrin menyebut, peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan di terminal berjalan optimal, baik untuk penumpang yang kembali ke Jakarta maupun yang akan kembali ke daerah asal.















