Ilustrasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). (Foto: Chat GPT)

Beranda / Nasional / PLN Perkuat Infrastruktur SPKLU di Jatim Jelang Mudik Lebaran

PLN Perkuat Infrastruktur SPKLU di Jatim Jelang Mudik Lebaran

PravadaNews – PT PLN (Persero) menyiapkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik secara masif untuk menghadapi arus mudik pada momentum Lebaran 2026.

Perusahaan listrik negara tersebut menyediakan sebanyak 297 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 158 titik strategis di berbagai wilayah Jawa Timur.

Penyediaan fasilitas ini dilakukan guna memastikan para pemudik pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran kehabisan daya selama menempuh rute perjalanan menuju kampung halaman.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Idulfitri.

Baca juga: Arus Mudik Mulai Terlihat di Tol MBZ

SPKLU tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi strategis seperti rest area jalan tol, pusat kota, hingga jalur utama antarkabupaten yang diperkirakan akan dipadati kendaraan pemudik.

Dengan penambahan infrastruktur pengisian daya ini, PLN berharap perjalanan pengguna kendaraan listrik selama musim mudik dapat berlangsung lebih lancar serta mendorong kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

“Untuk Jatim telah disiapkan 297 unit SPKLU,” kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur Ahmad Mustaqir di Surabaya, Jatim, Sabtu (14/3/2026).

Mustaqir bersama jajaran telah memantau secara langsung kesiapan fasilitas SPKLU di beberapa titik jalur mudik terutama Surabaya-Banyuwangi dengan menggunakan mobil listrik.

“Dengan menggunakan kendaraan listrik secara langsung dalam perjalanan ini, kami ingin memastikan infrastruktur SPKLU di jalur Surabaya hingga Banyuwangi benar-benar siap melayani para pemudik,” katanya.

Mustaqir menegaskan, PLN UID Jawa Timur berkomitmen menghadirkan layanan pengisian kendaraan listrik yang andal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, salah satu pengguna kendaraan listrik, Surya mengatakan dirinya menggunakan SPKLU dalam perjalanan dari Surabaya menuju Situbondo. Surya mengaku puas dengan layanan SPKLU yang tersedia karena terdapat pula petugas jaga yang siaga membantu konsumen.

“Pengisian biasanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit. Sambil menunggu, pengunjung bisa bersantai dan menikmati fasilitas yang tersedia,” ujar Surya.

Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit pengisi daya kendaraan listrik yang tersebar di 3.078 lokasi di seluruh Indonesia.

Infrastruktur tersebut mencakup berbagai tipe pengisian mulai dari ultra fast charging, fast charging, medium charging hingga standard charging yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

Dalam rangka mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026, PLN juga menyiapkan 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 lokasi jalur mudik di wilayah Sumatera, Jawa hingga Bali.

Seluruh fasilitas tersebut didukung oleh lebih dari 5.000 petugas siaga yang berjaga selama 24 jam dalam tiga sif.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *