PravadaNews– Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, mengaku kesulitan mengendalikan mobilnya setelah perubahan setelan yang dilakukan tim tidak memberikan hasil signifikan pada sesi kualifikasi Grand Prix China.
Juara dunia Formula 1 empat kali itu hanya mencatat waktu tercepat kedelapan pada sesi kualifikasi. Verstappen akan memulai balapan dari baris keempat, tertinggal hampir satu detik dari peraih pole position, Kimi Antonelli dari tim Mercedes-AMG Petronas Formula One Team.
Verstappen mengatakan tim telah melakukan perubahan besar pada setelan mobil setelah sesi sprint. Namun, penyesuaian tersebut tidak memperbaiki performa mobil.
“Itu masih sama. Kami mengubah seluruh mobil (dibandingkan Sprint) dan itu tidak membuat perbedaan,” kata Verstappen seperti dikutip dari laman resmi Formula One, Minggu (15/3/2026).
Baca juga: Mercedes Jajaki Pembelian Saham Alpine F1
Verstappen menilai mobilnya tidak memiliki keseimbangan yang baik sehingga sulit mendapatkan performa konsisten dari satu putaran ke putaran berikutnya.
“Saya tidak memiliki keseimbangan mobil, jadi dari lap ke lap pun sulit mendapatkan acuan karena mobil terasa tidak konsisten dan sangat sulit dikendarai. Ini tidak bagus,” ujar pembalap asal Belanda itu.
Verstappen juga menilai posisi kedelapan yang diraihnya mencerminkan kondisi performa Red Bull saat ini. Ia memperkirakan situasi tersebut bisa berlanjut hingga balapan utama.
“Kami berada di posisi yang memang seharusnya. Mungkin itu juga posisi yang akan kami hadapi dalam balapan besok,” kata Verstappen.
Sementara itu, rekan setimnya, Isack Hadjar, juga tidak mampu menembus posisi terdepan dan akan memulai balapan dari posisi ke-10.
Hadjar mengaku telah memaksimalkan performanya dalam sesi kualifikasi meskipun hasil yang diraih belum sesuai harapan tim.
“Sejujurnya tidak ada penyesalan. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa dan mencatatkan putaran yang cukup baik, tapi saya tidak terlalu senang dengan keseimbangan mobil dan sedikit lebih lambat dibandingkan mobil di sekitar saya,” kata Hadjar.
Hadjar menambahkan tim masih berupaya memahami masalah yang terjadi pada mobil agar bisa memperbaiki performa pada balapan selanjutnya.
“Ini bukan posisi yang kami inginkan sebagai tim, tapi kami akan terus berjuang dan mencoba memahami situasinya,” pungkas Hadjar.















