Ka'bah di kota Mekkah, Arab Saudi. (Foto: Dok. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI/PravadaNews)

Beranda / Nasional / Visa Haji Dikebut Selesai Awal Maret

Visa Haji Dikebut Selesai Awal Maret

PravadaNews – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menargetkan seluruh proses visa jemaah Haji selesai pada awal Maret.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

“Sesuai timeline, kami berharap awal Maret semua sudah clean,” kata Ian.

Ian menyakini, proses visa jemaah Haji akan berjalan cepat jika pemaketan layanan di Arab Saudi dapat dipercepat.

“Bahkan jika proses pemaketan layanan di Saudi berjalan cepat, kami optimis bisa tuntas di akhir Februari ini,” ujar Ian.

Baca juga: Kemenhaj Minta Jemaah Umrah Tidak Panik

Ian menambahkan, proses pemvisaan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan bukan menjadi halangan bagi Tim Visa untuk mengejar target.

“Anak-anak (Tim Visa) malah senang. Biasanya setelah Qiyamul Lail, mereka langsung lanjut bekerja hingga waktu sahur,” kata Ian.

“Saya ikut menemani mereka untuk memastikan semua berjalan lancar,” tambah Ian.

Kemenhaj, kata Ian, juga akan mempercepat proses visa jemaah haji Indonesia.

Hingga kini, tercatat sebanyak 162.000 dokumen jemaah berhasil di proses. Sementara itu, 40.000 dokumen jemaah masih dalam tahap penyelesaian.

Kemenhaj memliki 85 personel tim pemvisaan yang bekerja 24 jam. Hal itu dilakukan agar seluruh dokumen jemaah Indonesia dapat diselesaikan tepat waktu.

“Kami bekerja 24 jam penuh dalam memproses dokumen dan pemvisaan. Sejauh ini, lebih kurang 162 ribu jemaah sudah berproses, tersisa sekitar 40 ribuan,” kata Ian.

Ian mengatakan bahwa terdapat 57 ribu jemaah yang sudah tercetak visanya. “Untuk visa yang sudah dicetak sendiri sudah mencapai angka 57 ribu,” kata Ian.

Ian mengatakan, proses visa jemaah menghadapi sejumlah tantangan di antaranya; koneksitas sistem dengan Arab Saudi, proses pemaketan layanan seperti akomodasi hotel dan kamar untuk jemaah.

“Tantangan utamanya adalah koneksitas teknis dengan Saudi dan sinkronisasi pemaketan layanan, karena ini sangat krusial untuk memastikan kepastian akomodasi jemaah selama di sana,” pungkas Ian.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *