Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra . (Foto: Kemenko Kumham Imipas)

Beranda / Nasional / Yusril Ajak Masyarakat Saling Memaafkan

Yusril Ajak Masyarakat Saling Memaafkan

PravadaNews – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengajak seluruh masyarakat untuk membuka pintu hati dan saling memaafkan dalam momentum Lebaran 2026.

Yusril menegaskan, Hari Raya Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi serta memperbaiki hubungan antarsesama.

Menurut Yusril, semangat saling memaafkan merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Yusril berharap nilai-nilai tersebut dapat terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Lebaran tidak hanya menjadi simbol religius, tetapi juga menjadi penguat solidaritas sosial dan persaudaraan bangsa.

Yusril mengatakan sudah sebulan lamanya umat Muslim menunaikan ibadah puasa, menahan lapar dan haus, menahan hati dari hal-hal yang tidak baik, serta menahan pemikiran dari berbagai pikiran yang tidak baik.

“Kita menjadikan Ramadhan yang lalu sebagai satu bulan latihan dalam meningkatkan iman kita. Semoga kita menjadi orang-orang yang bertakwa,” kata Yusril dalam keterangan videonya, Sabtu (21/3/2026).

Baca juga: Prabowo Salat Id di Aceh

Maka dari itu, Yusril berharap Allah SWT memberikan pengampunan kepada seluruh umatnya dan umatnya pun saling memaafkan atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan antara satu sama lain.

Yusril juga berharap keberkahan menyertai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang mulia ini serta mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada kaum Muslimin dan Muslimat di mana pun berada.

“Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya karim. Mudah-mudahan Idul Fitri tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi kita semuanya,” tutur Yusril.

Sebelumnya, Kementerian Agama menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu.

“Berdasarkan hisab dan tidak adanya hilal terlihat, disepakati 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Konferensi Pers Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah di Kantor Kemenag di Jakarta, Kamis (19/3).

Umar menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah adanya hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, yang menyebutkan tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *