Ilustrasi suasana di Pesantren. (Foto: PravadaNews)

Beranda / Politik / Pesantren Bentuk Karakter Santri

Pesantren Bentuk Karakter Santri

PravadaNewsw – Sistem pendidikan pondok pesantren dinilai tetap menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Anggota DPR RI Fauzan Khalid menegaskan pesantren memiliki keunggulan dalam menciptakan keseimbangan antara pendidikan akademik, pemahaman ilmu agama, serta pembentukan moral dan etika para santri.

Menurutnya, pola pendidikan yang diterapkan di lingkungan pesantren selama ini terbukti mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter kuat, disiplin, mandiri, dan memiliki sikap hormat terhadap sesama.

Fauzan menilai nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan sosial maupun perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat.

“Pengawasan selama 24 jam di asrama oleh ustaz, menekankan kemandirian, kesederhanaan, disiplin tinggi, dan tata krama atau adab,” ujar Fauzan dikutip dari laman dpr.go.ig, Minggu (10/5/2026) .

Karena itu, lanjut Fauzan, ponpes mampu mencetak santri dengan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kedalaman ilmu agama, dan kehalusan akhlak.

Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut menjelaskan, kehidupan di pondok pesantren dibangun atas prinsip persaudaraan dan persamaan. Para santri juga terbiasa hidup bersama dengan latar belakang yang beragam sehingga tumbuh sikap toleransi dan saling menghargai.

“Hubungan santri dan ustaz (kiai) dekat, memiliki ikatan persaudaraan (ukhuwah) yang kuat, termasuk dengan sesama santri. Pondok tempat bertemunya santri dari berbagai latar belakang etnis, sosial, mengajarkan toleransi dan tidak diskriminasi,” ujar Fauzan.

Menurut Fauzan, sistem pendidikan pesantren mampu memberikan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak. Karena itu, Fauzan meminta para santri tidak merasa rendah diri karena menempuh pendidikan di pondok pesantren.

“Selama menimba ilmu di ponpes, santri mendapatkan keseimbangan ilmu dunia dan akhirat. Karena itu, santri jangan merasa rendah diri karena bersekolah di ponpes,” jelas Fauzan yang saat ini bertugas di Komisi II DPR RI.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzan juga mengingatkan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak. Ia mengajak para orang tua untuk terus mendorong anak mengenyam pendidikan meski menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Sekali lagi, jangan ragu menyekolahkan anak. Jangan keluar kata-kata, saya tidak mampu menyekolahkan anak. Rezeki dari Allah SWT, yakinlah anak yang bersekolah sudah ada rezekinya dari Allah SWT. Karena itu, mari kita dorong anak-anak kita untuk sekolah,” tegasnya.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *