PravadaNews – Nilai ekspor produk sawit bulan Maret mengalami penurunan dari US$ 3,69 miliar di bulan Februari menjadi US$ 2,61 miliar pada Maret atau turun sebesar -29,27%.
Secara YoY sampai dengan Maret, nilai ekspor 2026 naik menjadi US$ 9,66 miliar atau 10,40% lebih tinggi dari tahun 2025 sebesar US$ 8,75 miliar.
Peningkatan nilai ekspor secara YoY terjadi karena meningkatnya volume ekspor dan juga karena harga rata-rata Januari-Maret 2026 sebesar US$ 1.356/ton Cif Rotterdam yang lebih tinggi dari rata-rata Januari-Maret 2025 sebesar US$ 1.230/ton Cif Roterdam.















