Musisi asal Amerika Serikat, Oliver Tree. (Foto: Dok. Billboard)

Beranda / Infotaiment / Musisi Oliver Tree Tewas Saat Tur Dunia Brasil

Musisi Oliver Tree Tewas Saat Tur Dunia Brasil

PravadaNews – Tabrakan dua helikopter di Rio de Janeiro menghentikan rangkaian tur dunia Oliver Tree pada Minggu, (14/6/2026) lalu. 

Musisi asal Amerika Serikat itu dilaporkan menjadi satu dari enam korban tewas dalam kecelakaan di Recreio dos Bandeirantes, Brasil.

Kabar tersebut muncul ketika Oliver Tree masih menjalani perjalanan panggung lintas negara dari Amerika Selatan menuju Eropa. Penyanyi berusia 32 tahun itu sebelumnya tampil di Buenos Aires pada 4 Juni 2026 dan berada di Brasil dalam agenda tur.

Dilansir dari laporan The Guardian, terdapat dua helikopter bertabrakan di udara sebelum jatuh di kawasan barat Rio de Janeiro.

“The American musician Oliver Tree has died in a helicopter crash in Brazil at the age of 32, according to reports,” tulis The Guardian, dikutip Selasa (16/6/2026).

Baca Juga: Gaungkan Bahasa Daerah Lewat Film Foufo

Salah satu helikopter jatuh di area diler mobil listrik dan memicu kebakaran di lokasi kejadian. Api dilaporkan membakar sekitar 20 kendaraan sebelum petugas pemadam kebakaran memadamkan kobaran di area tersebut.

Nama Oliver Tree tercantum dalam manifes penumpang yang diserahkan kepada otoritas penerbangan setempat. Namun, identifikasi formal korban masih berlangsung karena jenazah dilaporkan mengalami luka bakar berat setelah kecelakaan.

Laporan media Inggris itu juga menyebut korban lain berasal dari kalangan pekerja kreatif lintas negara. Mereka meliputi produser musik Brasil, sutradara video Argentina, serta kreator konten Argentina Gaspar Prim Diaz yang dikenal sebagai Gaspi.

Oliver Tree dikenal lewat lagu “Life Goes On”, “Miss You”, dan “Alien Boy” yang memperluas basis pendengar globalnya. Catatan streaming menunjukkan karyanya memiliki lebih dari 11 juta pendengar bulanan di Spotify dan ratusan juta pemutaran lagu.

Di sisi lain, Dinas Pemadam Kebakaran Militer Rio de Janeiro menyatakan penyelidikan telah dibuka untuk menentukan penyebab tabrakan. Pernyataan otoritas tersebut menjadi bagian penting karena kecelakaan ini melibatkan dua pesawat yang bertabrakan di udara.

Kebakaran di area kendaraan listrik juga membuat proses penanganan lokasi membutuhkan perhatian teknis. Baterai litium pada mobil listrik dapat meningkatkan suhu api dan melepaskan gas beracun ketika terbakar.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *