PravadaNews – Harga sejumlah komoditas pangan tercatat menurun di tingkat nasional pada akhir Juni 2026. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh sebagian masyarakat di pasar tradisional.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional menunjukkan kelompok cabai mengalami penurunan paling signifikan. Bawang merah juga tercatat mengalami koreksi harga dibandingkan periode sebelumnya.
Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan penurunan terbesar. Harganya turun 8,58 persen atau Rp6.550 menjadi Rp69.750 per kilogram.
Cabai merah besar juga turun 7,65 persen menjadi Rp53.100 per kilogram. Sementara cabai merah keriting turun 3,86 persen menjadi Rp53.500 per kilogram.
Penurunan harga turut terjadi pada cabai rawit hijau dan bawang merah ukuran sedang. Masing-masing menjadi Rp51.900 per kilogram dan Rp50.950 per kilogram.
Baca Juga: IHSG Longsor Kepastian Hukum Jadi Harga Risiko
Di sisi lain, bawang putih ukuran sedang justru mengalami kenaikan tipis. Harganya naik 0,93 persen menjadi Rp43.600 per kilogram.
Komoditas beras secara umum bergerak stabil. Beras kualitas medium I dan II bahkan tidak mengalami perubahan harga, masing-masing tetap Rp16.300 dan Rp16.100 per kilogram.
Untuk protein hewani, harga daging sapi turun tipis. Sebaliknya, daging ayam ras segar naik 0,13 persen menjadi Rp37.200 per kilogram, sedangkan telur ayam ras turun menjadi Rp29.750 per kilogram.
Gula pasir lokal mencatat kenaikan tertinggi di kelompoknya. Harganya naik 3,4 persen menjadi Rp19.750 per kilogram, sementara minyak goreng curah turun tipis menjadi Rp20.550 per kilogram.
Meski demikian, kondisi di lapangan belum sepenuhnya mencerminkan data nasional tersebut. Seorang warga Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, mengaku masih menghadapi harga kebutuhan pokok yang tinggi.
Gannisa mengatakan harga sayap ayam di Pasar Jengkol mencapai Rp38.000 per kilogram. Dada ayam filet juga dijual seharga Rp45.000 per kilogram.
Ia juga menyebut harga tempe mencapai Rp7.000 per papan dan satu buah wortel dibanderol Rp4.000. Bawang merah di pasar yang dikunjunginya bahkan dijual sekitar Rp80.000 per kilogram.
“Tadi beli tempe Rp7.000/papan, wortel sebutir Rp4.000, bawang merah Rp80.000/kg. Kerasa banget duit Rp100.000 dapetnya sedikit banget,” kata Gannisa.
Data harga nasional di atas diambil dari rangkuman visual dokumen pasar tradisional seluruh provinsi di Indonesia berdasarkan visual resmi PIHPS per 26 Juni 2026.















