Konten kreator sekaligus dokter muda, Ikhsanuddin Qoth'i atau dokter Ikhsan. (Foto: Dok. Instagram @ikhsanqthi)

Beranda / Infotaiment / Kisah Dokter Ikhsan yang Tak Sengaja Viral di Media Sosial

Kisah Dokter Ikhsan yang Tak Sengaja Viral di Media Sosial

PravadaNews – Di media sosial, cerita sederhana bisa menjadi pintu bagi seseorang untuk dikenal publik. Hal itu terjadi pada Ikhsanuddin Qoth’i ketika video kesehariannya sebagai dokter muda mulai menarik perhatian warganet.

Influencer yang dikenal sebagai Dokter Ikhsan itu tidak sejak awal menyiapkan diri sebagai kreator konten. Kebiasaan merekam aktivitas harian, termasuk saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD), justru membuka jalan baru di ruang digital.

Sejak 2024, Ikhsan mulai membagikan video ringan tentang kesehariannya sebagai tenaga medis di Tiktok ataupun Instagram. Pada awalnya, konten tersebut lebih banyak berisi aktivitas harian dan video inspiratif.

Unggahan itu kemudian berkembang setelah cerita kesehariannya mendapat respons dari pengguna media sosial. Cara bercerita yang santai membuat pengalaman sebagai dokter terasa lebih dekat dengan penonton muda.

Baca Juga: Menelisik Makna Lagu Teh Hijau Tulus

“Sebenarnya, kalau boleh jujur, itu tidak sengaja. Awalnya saya tidak pernah berpikir untuk aktif di media sosial, apalagi berkembang atau berjalan di dunia social media,” kata Ikhsan dalam Young on Top National Conference 2026 (YOTNC16) di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thamrin Convention Hall, Jakarta, dikutip Minggu (5/7/2026).

Pengakuan tersebut menunjukkan perjalanan digital Ikhsan tidak berangkat dari rencana popularitas. Konten yang semula hanya berupa dokumentasi keseharian berubah menjadi ruang baru setelah diterima masyarakat.

Ruang itu memang besar karena pengguna media sosial di Indonesia terus bertambah. DataReportal mencatat Indonesia memiliki 180 juta identitas pengguna media sosial pada Oktober 2025, setara 62,9% dari total populasi.

Selain itu, We Are Social Indonesia menyebut jumlah identitas pengguna media sosial di Indonesia tumbuh 26% secara tahunan. Jejaring sosial juga tercatat sebagai jenis situs dan aplikasi yang paling banyak dikunjungi pengguna Indonesia.

Dalam ruang sebesar itu, konten dari profesi tertentu lebih mudah menjangkau audiens luas. Keseharian Ikhsan sebagai dokter menjadi bahan cerita yang berbeda karena dibawakan dengan gaya ringan.

Ikhsan kemudian melihat media sosial sebagai ruang yang memiliki potensi untuk terus dijalani. Respons masyarakat membuat aktivitas membuat konten tidak berhenti sebagai percobaan sesaat.

“Mungkin ini juga bisa menjadi sudut pandang untuk teman-teman yang ada di sini bahwa kita tidak harus menjadi sempurna terlebih dahulu untuk bisa memulai. Justru sebaiknya kita mulai dulu, lalu berkembang seiring waktu,” ujar Influencer itu.

Pandangan itu sejalan dengan awal perjalanan Ikhsan di media sosial. Dari kebiasaan merekam aktivitas harian, dokter lulusan Universitas Airlangga tersebut menemukan cara baru untuk berkomunikasi dengan publik.

Kisah Dokter Ikhsan memperlihatkan popularitas digital tidak selalu dimulai dari rencana besar. Di tengah besarnya pengguna media sosial, konten keseharian yang sederhana dapat berubah menjadi jalan baru sebagai kreator konten.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *