PravadaNews – Berdasarkan baseline Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting Indonesia berada pada angka 19,8%.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berkomitmen menurunkan prevalensi stunting nasional menjadi 17,5% pada 2026.
Pemerintah telah menetapkan target penurunan prevalensi stunting secara bertahap, yakni 18,8% pada 2025, 17,5% pada 2026, 16,3% pada 2027, 15,2% pada 2028, hingga mencapai 14,2% pada 2029 sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).















