PravadaNews – Perjalanan Goo Gun-il bersama Xdinary Heroes berakhir dengan sebuah surat yang memuat penjelasan setelah namanya tak lagi berada dalam formasi grup.
Kepergian mantan pemimpin sekaligus drummer Xdinary Heroes itu diumumkan pada Kamis, (13/8/2026), sebelum Gunil menyampaikan sendiri cerita di balik persoalan yang menyeret namanya.
Surat tersebut dibuka dengan sapaan kepada Villains, sebutan penggemar Xdinary Heroes. Gunil mengaku sebenarnya masih ingin mempertahankan perjalanan bersama enam anggota grup.
“Saya sebenarnya ingin tetap menjadi bagian dari Xdinary Heroes sampai akhir dan terus menjaga keenam member kami. Tapi seperti yang kalian tahu, saya akhirnya memutuskan untuk menerima keputusan dari perusahaan karena saya merasa tidak punya pilihan lain,” tulis Gunil, yang diterjemahkan redaksi dalam bahasa indonesia, Jumat (14/8).
Keputusan ini disebut masih terasa tidak nyata ketika surat ditulis. Mantan drummer itu kemudian memilih menjelaskan sejumlah hal tanpa menyembunyikan fakta demi melindungi dirinya sendiri.
Penjelasannya mengarah pada rekaman percakapan berisi perkataan tidak pantas terhadap penggemar yang sempat beredar secara daring. Dirinya membenarkan suara dalam rekaman tersebut memang berasal darinya.
Percakapan ini disebut terjadi ketika kondisi mental Gunil sedang lelah akibat berbagai rumor serta kekhawatiran terhadap musik dan penampilan Xdinary Heroes. Dalam kondisi itu, musisi tersebut memilih mencurahkan perasaan kepada seseorang yang baru dikenalnya.
“Apapun alasannya, fakta bahwa saya mengatakan hal seperti itu tidak berubah. Saya benar-benar minta maaf kepada semua orang yang kecewa dan merasa terluka karena perkataan saya,” ungkap Gunil dalam surat yang dibagikan dalam aplikasi Bubble.
Permintaan maaf ini disertai penjelasan perkataan dalam rekaman bukan ditujukan kepada seluruh Villains. Mantan pemimpin grup itu mengaitkannya dengan pengalaman menghadapi penggemar obsesif atau sasaeng.
Gunil mengaku sejumlah sasaeng pernah memasuki tempat tinggal grup hingga memasang alat pelacak pada mobil pribadinya. Pengalaman tersebut disebut membuat pria ini takut dan tidak nyaman karena privasinya terganggu.
Posisinya sebagai pemimpin sekaligus anggota tertua juga membuat Gunil mengaku sulit menunjukkan rasa takut kepada personel lain. Karena itu, tekanan tersebut lebih banyak dipendam selama menjalani aktivitas bersama grup.
Surat Gunil muncul setelah JYP Entertainment lebih dahulu mengumumkan penghentian aktivitasnya bersama Xdinary Heroes. Agensi menyatakan keputusan diambil setelah membahas persoalan terbaru yang melibatkan musisi ini.
“Terkait permasalahan yang melibatkan Gunil baru-baru ini, agensi kami menyadari sepenuhnya keseriusan situasi tersebut dan telah melakukan diskusi mendalam serta menyeluruh dari berbagai sisi bersama sang artis,” kata JYP Entertainment.
Kontrak eksklusif Gunil kemudian berakhir dan Xdinary Heroes melanjutkan aktivitas dengan Jungsu, Gaon, O.de, Jun Han, serta Jooyeon. Surat itu menjadi penjelasan Gunil atas rekaman yang beredar sekaligus permintaan maaf kepada penggemar yang merasa terluka.















