PravadaNews – Angkatan Laut Iran telah mengidentifikasi sebuah kapal tanker minyak yang tidak mematuhi aturan di Selat Hormuz.
Kapal tanker minyak itu mengalami kerusakan dan terbakar di bagian timur Selat Hormuz setelah mematikan sistem pelacakannya dan berupaya melintasi kawasan terlarang.
Dalam sebuah pengumuman pada Selasa (13/10), dilansir dari Kantor Berita IRNA, Angkatan Laut Iran menyatakan bahwa unit-unit operasionalnya terus memantau pergerakan kapal serta aktivitas di timur Selat Hormuz, Laut Arab, dan Laut Orman secara intensif.
Pihaknya mengimbau semua kapal untuk tetap mengaktifkan sistem elektronik mereka sesuai dengan peraturan internasional serta berkoordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran demi menjamin keamanan pelayaran.















