Gedung Kementerian Luar Negeri Iran di Teheran. (Foto: Dok. Kantor Berita IRNA)

Beranda / Mancanegara / Iran Bakal Serang Pangkalan-Fasilitas Logistik yang Digunakan untuk Operasi Militer

Iran Bakal Serang Pangkalan-Fasilitas Logistik yang Digunakan untuk Operasi Militer

PravadaNews – Kementerian Luar Negeri Iran memperingatkan bahwa Republik Islam tidak akan ragu untuk menargetkan pangkalan dan fasilitas logistik yang digunakan untuk mendukung operasi militer untuk menyerang Teheran.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu (10/6/2026) yang dilansir dari Kantor Berita IRNA, Kementerian Luar Negeri mengutuk serangan AS baru-baru ini di Iran selatan. Iran menilai hal itu sebagaipelanggaran terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

Menurut pernyataan tersebut, Amerika Serikat melancarkan serangan pada dini hari Rabu setelah dilaporkan jatuhnya helikopter Apache AS di atas Selat Hormuz awal pekan ini.

Kementerian Luar Negeri mengatakan Angkatan Bersenjata Iran menanggapi berdasarkan hak negara untuk membela diri dengan melakukan serangan terhadap pangkalan dan aset AS di wilayah tersebut yang digunakan sebagai titik peluncuran serangan.

Teheran juga memperingatkan negara-negara regional, khususnya yang berada di pantai selatan Teluk Persia, agar tidak mengizinkan Amerika Serikat atau Israel menggunakan wilayah atau fasilitas mereka untuk operasi melawan Iran.

Kementerian tersebut menekankan bahwa Iran akan menggunakan “hak inherennya untuk membela diri” dengan menargetkan baik sumber serangan maupun pangkalan atau pusat logistik yang terlibat dalam mendukung agresi terhadap negara tersebut.

Pernyataan itu juga menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Dewan Keamanan dan sekretaris jenderal, untuk menegakkan perdamaian internasional dan meminta pertanggungjawaban “pihak-pihak agresor”.

Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan Amerika telah melancarkan serangan yang digambarkan sebagai serangan “defensif” terhadap Iran atas perintah Presiden Donald Trump setelah jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS.

Trump, berbicara kepada ABC News, mengkonfirmasi serangan tersebut dan mengatakan Washington menanggapi insiden yang melibatkan helikopter tersebut dengan tegas.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *