Ilustrasi orang jual daging. (Foto: Chat GPT)

Beranda / Ekonomi / Harga Daging di Pasar Kosambi Bandung Stabil

Harga Daging di Pasar Kosambi Bandung Stabil

PravadaNews – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan harga daging sapi di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP) menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi guna menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan komoditas daging sapi yang banyak diminati masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri terus dipantau pemerintah agar fluktuasi harganya tetap terkendali dan stabil di pasaran.

“Untuk itu, Satuan Tugas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Jawa Barat turun meninjau ke Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat,” kata Ketut dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Ketut mengatakan target inspeksi menyasar daging sapi yang sebelumnya dikabarkan telah menyentuh harga Rp160.000 per kilogram (kg).

“Namun fakta yang ditemukan ternyata pedagang daging sapi di Pasar Kosambi masih menjual sesuai HAP tingkat konsumen,” ujar Ketut.

Ketut menegaskan daging sapi yang dijual melebihi HAP umumnya merupakan daging kualitas premium yang berada di luar ketentuan harga pemerintah, dengan karakteristik tanpa lemak.

Sementara itu, daging sapi yang diatur dalam ketentuan pemerintah adalah daging sapi kualitas medium yang masih memiliki sedikit lemak menempel pada bagian daging. HAP daging sapi sesuai ketentuan yakni Rp140.000 per kilogram.

“Kondisi harga di sini relatif bagus. Kemudian stoknya relatif bagus. Pada kenyataannya, daging sapi yang dijual oleh pedagang adalah daging sapi yang premium. Tapi masih ada juga daging sapi yang dijual sesuai HAP yaitu Rp130.000 sampai Rp140.000. Nah, ini yang menjadi concern kita,” ujar Ketut.

Ketut mengatakan fakta yang ditemukan tim Satgas adalah pedagang di Pasar Kosambi kerap melakukan pemrosesan daging sapi berupa pembersihan tempelan lemak. Hal itu dilakukan untuk memenuhi permintaan konsumen.

Akan tetapi untuk daging sapi kualitas standar masih dapat dibeli masyarakat dengan harga sesuai yang diatur pemerintah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Jabar Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan hasil inspeksi menunjukkan harga daging sapi di Pasar Kosambi masih sesuai ketentuan pemerintah, khususnya untuk potongan paha depan dan paha belakang yang mengikuti Harga Acuan Penjualan.

Wirdhanto menjelaskan sebagian pedagang melakukan pembersihan gajih atau lemak pada daging sapi sehingga menghasilkan daging lebih bersih dan dipilih, yang kemudian dipasarkan sebagai daging sapi pilihan setara kualitas premium.

Meski demikian, pedagang tetap menyediakan daging sapi kualitas standar dengan harga sesuai HAP sekitar Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap berbagai kualitas daging tetap terpenuhi.

“Jadi ada permintaan masyarakat di situ, istilahnya itu daging premium. Hanya masalah treatment. Gajihnya dihilangkan, lebih dibersihkan, lebih dipilihkan, dan sebagainya. Nah, ini tentunya menjadi hal yang berbeda,” kata Wirdhanto.

Satgas Saber Pangan Jawa Barat juga memberikan imbauan intensif ke para pedagang Pasar Kosambi agar senantiasa menaati harga jual yang sesuai ketetapan pemerintah.

“Tujuannya jelas agar masyarakat sebagai konsumen dapat merayakan Idul Fitri lebih tenang dan nyaman tanpa terbebani harga pangan pokok yang berfluktuasi,” kata Wirdhanto.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *