PravadaNews – Arus balik menggunakan pesawat terbang rute Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menuju Palangka Raya dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan sebaliknya pada H+2 Lebaran 2026 mulai ramai.
“Hari ini penerbangan dari Muara Teweh – Banjarmasin dan sebaliknya serta Muara Teweh – Palangka Raya pulang pergi jumlah penumpang mulai ramai, dibanding hari sebelumnya,” kata Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Muhammad Amrillah di Muara Teweh, dikutip Selasa (24/3/2026).
Baca juga : Pelni Prediksi Lonjakan Balik 2 April
Menurut Amrillah, maskapai yang melayani penumpang pada hari kedua angkutan Lebaran dari Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh ke Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya menggunakan pesawat Susi Air (penerbangan perintis), sedangkan ke Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru dengan maskapai Wings Air.
Hari ini, kata Amrillah, pergerakan penumpang yang berangkat sebanyak 55 orang dan kedatangan ada 59 orang.
“Alhamdulillah penumpang baik berangkat maupun datang mulai ramai dan diperkirakan akan meningkat pada puncak arus balik, Rabu (25/3) nanti,” kata Amrillah.
Penerbangan bersubsidi menggunakan pesawat jenis Cessna berpenumpang 12 orang dengan frekuensi satu kali sepekan, yakni setiap Senin dengan harga tiket Rp540.020 untuk tujuan Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya – Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, sedangkan sebaliknya Muara Teweh-Palangka Raya Rp493.420.
Kemudian maskapai Wings Air yang melayani rute Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh – Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru pulang pergi setiap hari menggunakan pesawat jenis ATR-72-600 dengan kapasitas 72 penumpang.
“Penumpang dari dan ke Banjarmasin kebanyakan pemudik dari Jakarta dan Surabaya, Jawa Timur ke Muara Teweh yang transit di Bandara Syamsudin Noor dan sebaliknya dari Muara Teweh ke Pulau Jawa yang transit melalui Banjarmasin,” kata Amrillah.















