PravadaNews – Tim Indonesia mewaspadai kekuatan Kanada pada laga perdana Grup C Piala Uber 2026 yang akan berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (25/4). Kewaspadaan itu muncul karena lawan dinilai memiliki kekuatan merata di semua sektor.
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menilai Kanada tidak hanya bertumpu pada satu pemain.
“Menurut saya kekuatan Kanada semua merata, dari tunggal maupun ganda. Mereka juga masih punya Michelle Li yang konsisten di level atas,” ujar Putri dalam keterangan resmi PP PBSI, dikutip Sabtu (25/4/2026).
Baca juga : Adaptasi Cepat di Arena Horsens
Kendati demikian, Putri menekankan pentingnya pendekatan tanpa beban bagi tim Indonesia dalam menghadapi laga pembuka. Putri meminta para pemain tampil lepas dan mengerahkan kemampuan terbaik di lapangan.
“Siapa pun yang diturunkan harus bermain dengan enjoy dan pasti harus mati-matian. Tidak perlu memikirkan menang atau kalah karena di sini kami semua saling mendukung,” kata Putri.
Putri juga memastikan kondisi tim dalam keadaan siap jelang pertandingan. Ia menyebut persiapan berjalan baik dan kekompakan tim terjaga.
“Semua persiapan untuk menjelang besok sudah sangat baik dan tim Uber pastinya sangat kompak,” ujar Putri.
Indonesia yang berada di Grup C bersama Kanada, Australia, dan Taiwan menargetkan posisi juara grup untuk membuka jalan lebih mudah ke fase berikutnya.
Namun, Putri menegaskan fokus utama saat ini adalah meraih hasil maksimal di laga pembuka.
“Kami ingin juara grup, tapi sekarang fokusnya adalah mendapat hasil yang baik di pertandingan pembuka,” kata dia.
Dalam turnamen ini, Indonesia mengandalkan Putri yang tengah menunjukkan tren peningkatan performa, didukung pemain lain seperti Ester Nurumi Tri Wardoyo dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi di sektor tunggal, serta sejumlah opsi rotasi di sektor ganda.















