PravadaNews – Seorang anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Brigadir Fajar Permana, meninggal dunia setelah menjalankan tugas pengamanan arus mudik Lebaran 2026.
Almarhum diduga mengalami kelelahan fisik berat disertai gangguan pernapasan usai bertugas di lapangan.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa Brigadir Fajar mengembuskan napas terakhirnya setelah menjalani tugas pelayanan masyarakat secara intensif selama operasi pengamanan mudik.
“Polda Metro Jaya sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan,” ujar Budi dalam keterangan resminya dikutip Selasa (24/3/2026).
Baca juga : Polda Metro Janji Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS
Menurut Budi, dedikasi almarhum selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 mencerminkan komitmen aparat kepolisian dalam menjamin kelancaran dan keamanan jutaan pemudik.
Polda Metro Jaya, kata Budi, akan memberikan penghormatan terakhir serta memastikan seluruh hak almarhum terpenuhi, termasuk santunan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Adapun peristiwa ini menjadi perhatian pimpinan kepolisian untuk mengevaluasi kondisi kesehatan personel yang bertugas di lapangan. Tingginya intensitas kerja selama periode mudik dinilai berisiko terhadap keselamatan petugas.
Sebagai langkah pencegahan, Kapolda Metro Jaya menginstruksikan jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan rutin di pos-pos pengamanan.
“Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan agar tetap dalam kondisi prima,” kata Budi.
Budi juga mengajak masyarakat mendoakan almarhum serta memberi dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.















