Ilustrasi Drone Iran (Foto: dok PravadaNews/Gemini AI)

Beranda / Mancanegara / IRGC Serang Raksasa Teknologi Oracle di UEA

IRGC Serang Raksasa Teknologi Oracle di UEA

PravadaNews – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka menyerang pusat data dan infrastruktur komputasi milik raksasa teknologi AS, Oracle, yang berbasis di Uni Emirat Arab, sebagai tanggapan atas pembunuhan terbaru di Iran.

Dalam pernyataan yang dirilis oleh sayap hubungan masyarakat IRGC, disebutkan bahwa serangan itu merupakan pembalasan langsung atas apa yang disebut “operasi teroris” musuh yang menargetkan individu-individu Iran.

“Seperti yang telah kami peringatkan, sebagai tanggapan atas pembunuhan individu-individu Iran, kami akan menargetkan perusahaan intelijen, teknologi informasi, dan kecerdasan buatan yang merupakan pilar operasi teroris musuh,” bunyi pernyataan tersebut, melansir dar Press TV, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga: Iran Ejek Intelijen AS-Zionis

IRGC mengatakan serangan terhadap Oracle mengikuti pola pembalasan yang serupa.

“Setelah penghancuran infrastruktur komputasi awan perusahaan Amerika Amazon sebagai pembalasan atas pembunuhan Komandan Fathalizadeh, hari ini, pusat data dan infrastruktur komputasi perusahaan Amerika Oracle, yang berbasis di Uni Emirat Arab, diserang sebagai tanggapan atas pembunuhan Dr. Kamal Kharrazi dan istrinya.”

Dr. Kharazi, yang menjabat sebagai kepala Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri Iran, sebelumnya menjabat sebagai menteri luar negeri Iran dari Agustus 1997 hingga Agustus 2005.

Meskipun ia terluka parah dalam serangan itu, istrinya gugur sebagai martir.

IRGC mengeluarkan peringatan tegas kepada perusahaan lain yang mungkin dianggap terlibat dalam tindakan agresi di masa depan terhadap warga negara Iran.

“Jika kejahatan ini terulang dan terjadi pembunuhan lain, perusahaan berikutnya harus siap menerima respons yang tegas,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Oracle Terlibat Perang Melawan Iran?

Oracle juga merupakan salah satu perusahaan teknologi yang paling terintegrasi dalam ekosistem militer dan intelijen AS.

Melalui program Oracle National Security Group (ONSG) dan Oracle Cloud for Government and Defense, perusahaan ini menyediakan manajemen basis data yang sangat penting, infrastruktur cloud, perangkat lunak perusahaan, dan solusi keamanan siber untuk Departemen Perang, Pentagon, badan intelijen, dan entitas sipil federal.

Teknologi basis data Oracle membentuk tulang punggung dari sistem militer dan intelijen AS yang tak terhitung jumlahnya, termasuk manajemen personel, logistik, inventaris senjata, pemrosesan data intelijen sinyal (SIGINT), dan platform intelijen geospasial (GEOINT).

Perangkat lunak perusahaan ini digunakan oleh Badan Keamanan Nasional (NSA), Badan Intelijen Pusat (CIA), Badan Intelijen Pertahanan (DIA), dan semua cabang militer AS untuk mengelola kumpulan data yang sangat besar yang penting untuk analisis intelijen, penargetan, dan perencanaan operasional.

Infrastruktur cloud Oracle, termasuk Oracle Cloud khusus untuk Pertahanan dan Intelijen AS, telah diakreditasi untuk beban kerja rahasia, memungkinkan perusahaan untuk menyediakan lingkungan komputasi cloud yang aman bagi Departemen Perang dan komunitas intelijen.

Perusahaan ini merupakan peserta kunci dalam program Joint Warfighting Cloud Capability (JWCC) Pentagon, bersaing dengan penyedia cloud utama lainnya untuk menyediakan infrastruktur bagi operasi militer secara global.

Selain perangkat lunak dan cloud, Oracle memiliki kemitraan jangka panjang dengan badan intelijen AS dalam analitik data, kecerdasan buatan (AI), dan aplikasi pembelajaran mesin (ML) untuk pengumpulan intelijen, deteksi ancaman, dan analisis prediktif.

Oracle juga mempertahankan kehadiran yang signifikan dan strategis di wilayah Palestina yang diduduki dengan hubungan yang erat dengan rezim Israel, militer, dan basis industri militer.

Perusahaan ini mengoperasikan pusat penelitian dan pengembangan utama di wilayah pendudukan, termasuk fasilitas di Herzliya, Petah Tikva, dan Haifa.

Teknologi perusahaan digunakan dalam sistem komando dan kontrol militer, platform analisis intelijen, manajemen logistik, dan infrastruktur komunikasi yang aman.

Layanan cloud Oracle semakin banyak diadopsi oleh entitas militer Israel yang berupaya memodernisasi infrastruktur TI mereka. Oracle berpartisipasi dalam proyek bersama dengan entitas militer dan intelijen Israel, berkontribusi pada pengembangan analitik data canggih, alat intelijen berbasis AI, dan platform perusahaan yang aman.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *