Ilustrasi gambar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menanggapi santai lagu "Mas Bahlil Ganteng" yang viral di media sosial. (Foto: PravadaNews)

Beranda / Nasional / Tanggapan Santai Bahlil di Lagu Viral MBG

Tanggapan Santai Bahlil di Lagu Viral MBG

PravadaNews – Lagu “Mas Bahlil Ganteng” (MBG) yang cukup viral digemari di sejumlah media sosial memunculkan fenomena baru soal kemajuan teknologi saat ini bukan hanya dapat digunakan sebagai komoditas melainkan juga menjadi hiburan daring.

Fenomena tersebut memunculkan diskusi yang lebih luas mengenai hubungan antara figur publik, budaya internet, dan cara tren digital terbentuk serta menyebar dengan cepat.

Nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, turut menjadi bagian dari tren tersebut.

Alih-alih menanggapi dengan serius, Bahlil justru telah memilih merespons secara santai dan melihat kemunculan lagu itu sebagai bagian dari kreativitas yang berkembang di ruang digital.

Dalam sebuah video yang telah diunggah melalui akun Instagram milik Raffi Ahmad, Bahlil terlihat berbincang mengenai lagu yang menggunakan namanya.

Percakapan itu menggambarkan bagaimana fenomena yang lahir di media sosial kini dapat dengan mudah menembus ruang-ruang komunikasi para pejabat publik.

Bahlil mengatakan dirinya tidak pernah menduga akan menjadi subjek sebuah lagu yang kemudian menyebar luas di berbagai platform.

Popularitas lagu tersebut, menurut bahlil, bahkan telah merambah ke lingkungan inti keluarga, lantaran anak-anaknya ikut menjadikannya bahan candaan sehari-hari.

Bahlil pun juga menilai media sosial memiliki kemampuan yang semakin besar dalam menciptakan dan mempercepat penyebaran tren.

Fenomena seperti lagu MBG, kata Bahlil, muncul secara spontan dari aksi kreativitas pengguna internet, tanpa perencanaan atau dorongan tertentu.

“Saya sendiri tidak tahu dan itu alami sekali. Dan saya sendiri penasaran ini siapa yang buat,” kata dalam unggahan video di Instagram milik Raffi Ahmad, dikutip Sabtu (30/5/2026).

Meski mengapresiasi kreativitas publik, Bahlil turut menekankan bahwa kebebasan berekspresi di media sosial tetap perlu disertai tanggung jawab.

“Namun, kalau boleh juga itu dipergunakan dengan terukur. Contoh, jangan sampai masuk di SARA,” ungkap Bahlil.

Bahlil menambahkan ruang digital juga harus memberi tempat bagi kreativitas, tetapi tetap menjaga batas-batas etika dan adab agar tidak memicu perpecahan atau konflik sosial.

“Jadi, kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar. Ya risiko jadi pejabat publik, harus menerima semua nya,” tutup Bahlil.

Sebagai informasi, lagu MBG atau “Mas Bahlil Ganteng” hingga saat ini memang telah menjadi trending topik di sejumlah media massa.

Adapun setiap lirik yang ada dalam lagu “Mas Bahlil Ganteng” tersebut berasal dari komentar-komentar yang berasal dari netizen terhadap Bahlil.

Nada musik yang lembut dengan dipadu kombinasi lirik nyeleneh, lucu dan bernuansa satire serta mudah di ingat menjadikan lagu itu digemari oleh netizen.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Raffi Ahmad nampak menyempatkan untuk menelpon putra sulungnya Rafathar lantaran disebut ngefans dengan Bahlil.

Raffi Ahmad mengaku, Rafathar berkali-kali menanyakan Bahlil imbas viralnya lagu “Mas Bahlil Ganteng”. Dalam video itupun Rafatar

“Rafathar ngefans banget ini kakanda. Malu dia,” ujar Raffi Ahmad.

“Adinda Rafathar,” panggil Bahlil.

“MBG gimana a lagunya. Ah dia malu, dia daritadi nanyain terus,” kelakar Raffi.

“Aa suka lagunya kan?” tanya Raffi Ahmad.

“Iya,” ujar Rafathar.

“Tadi Rafathar aja sampai nyariin Pak Bahlil. Izin kakanda. Ini sampai lagu MBG karena ini inisiatif saya, di Instagram saya aja sampai 12 juta (yang lihat video lagu MBG),” pungkas Raffi.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *