Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. (Foto: Dok. Partai Buruh)

Beranda / Ekonomi / Tekanan bagi Pelaku Industri

Tekanan bagi Pelaku Industri

PravadaNews – Lonjakan harga minyak dunia akibat perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran di Timur Tengah lambat laun akan berdampak pada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Gejolak harga minyak mentah dunia tidak membuat pemerintah Indonesia menaikan harga BBM. Pemerintah memutuskan untuk menahan harga BBM bersubsidi dan nonsubsidi.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, keuangan negara mampu untuk menahan harga minyak dunia sampai level 100 dolar AS per barel hingga akhir tahun.

“Itu kalau setahun penuh 100 dolar AS per barel. Tapi sekarang kan udah turun lagi. Rata-ratanya 76–77 (dolar AS per barel). Jadi, masih di bawah asumsi yang 100 dolar AS per barel,” ucap Purbaya, minggu lalu.

Baca Juga: Sekuat Apa APBN Tahan Harga BBM?

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal memandang, jika gejolak harga minyak mentah terus alami kenaikan, makan pemerintah perlu melakukan penyesuaian.

“Dampaknya akan ada kenaikan harga BBM,” kata Said Iqbal saat diwawancarai PravadaNews, Senin (6/4/2026).

Said Iqbal menjelaskan, BBM dibagi menjadi dua kategori yakni untuk masyarakat dan industri. BBM industri tidak ada subsidi baik itu Solar, Avtur, atau jenis BBM lainnya.

“Dengan demikian, karena (BBM untuk industri) tidak bersubsidi,” jelas Said Iqbal.

Presiden Partai Buruh itu menuturkan, BBM industri mengikuti harga pasar. “Kalau harga sudah di atas 120 dolar AS per barel, itu sudah pasti jeblok,” kata Said Iqbal.

Said Iqbal menambahkan, pelaku industri akan mendapatkan tekanan cukup kuat jika harga BBM alami kenaikan.

“Tekanannya jadi dua, harga BBM industri naik, kedua kurs rupiah anjlok terhadap dolar. Akibatnya, harga ongkos produksi naik,” pungkas Said Iqbal.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *