PravadaNews – Badminton World Federation (BWF) mulai menguji penggunaan kok sintetis dalam sejumlah turnamen level bawah sebagai bagian dari evaluasi jangka panjang sebelum kemungkinan diterapkan di level elite.
BWF menyetujui pemakaian kok sintetis produksi Victor dan Yonex pada turnamen BWF Grade 3 serta ajang Junior International. Kebijakan ini menjadi tahap awal untuk mengukur kesesuaian kok non-bulu dalam kompetisi resmi.
BWF menyebut uji coba ini dilakukan untuk menilai karakteristik terbang serta konsistensi performa kok sintetis dibandingkan kok berbahan bulu yang selama ini digunakan di level profesional.
“BWF akan bekerja sama secara seimbang dengan kedua produsen untuk mengkaji kualitas dan performa kok sintetis,” demikian pernyataan resmi BWF dikutip Senin (13/4/2026).
Baca juga : Jonatan Akui Gagal Kunci Momentum
Dua produk yang digunakan dalam fase uji coba tersebut adalah Victor New Carbon Sonic Max Synthetic Shuttlecock (SC-NCS-MAX-12) dan Yonex Crosswind 70 Synthetic Shuttlecock.
Selama masa pengujian, BWF akan mengumpulkan data dari produsen serta masukan pemain, ofisial teknis, dan penyelenggara turnamen untuk menilai kelayakan penggunaan di level lebih tinggi.
Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar keputusan BWF terkait kemungkinan penerapan kok sintetis di turnamen elite pada masa mendatang, termasuk dampaknya terhadap standar kompetisi internasional.















