Ilustrasi KemasanBeras 2 kilogram (Foto: dok PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Bulog Optimistis Serap 4 Juta Ton Beras

Bulog Optimistis Serap 4 Juta Ton Beras

PravadaNews – Perum Bulog menargetkan penyerapan 4 juta ton setara beras pada 2026 dapat tercapai lebih cepat, yakni pada akhir Juli, di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena cuaca ekstrem “Godzilla El Nino”.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan optimisme tersebut didasarkan pada tren serapan yang sudah mencapai hampir separuh target di awal tahun.

“Prediksi kami insya Allah di akhir Juli (2026) kita bisa tembus (target penyerapan) 4 juta ton (setara beras) tersebut,” kata Rizal usai Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah Setara Beras di Jakarta, dikutip Selasa (14/4/2026).

Baca juga : Rupiah Terus Melemah akibat Perang Iran-AS

Hingga 13 April 2026, kata Rizal, Bulog mencatat realisasi penyerapan sekitar 1,9 juta ton atau 48,7 persen dari target nasional. Rizal menilai capaian tersebut masih berada pada jalur yang sesuai untuk memenuhi target tahunan pemerintah.

Rizal menyebut periode Mei hingga Juli yang diperkirakan sebagai puncak El Nino justru beririsan dengan masa panen raya di sejumlah sentra produksi padi nasional. Rizal menyebut, kondisi ini apat membantu mempercepat penyerapan gabah.

“Bulog telah menyiapkan berbagai langkah kontingensi untuk mengantisipasi dampak El Nino, termasuk strategi percepatan penyerapan gabah di tengah dinamika kondisi perubahan cuaca,” ujar Rizal.

Rizal menambahkan, cuaca panas pada masa panen justru dapat menguntungkan petani karena mempercepat proses pengeringan gabah secara alami sehingga kualitas hasil panen lebih optimal.

Selain mempercepat serapan, kata Rizal, Bulog juga mendorong seluruh kantor wilayah dan cabang di daerah untuk mengoptimalkan pembelian gabah selama periode panen berlangsung.

Saat ini, lanjut Rizal, stok beras Bulog tercatat mencapai 4,727 juta ton dan diperkirakan segera menembus 5 juta ton seiring berlanjutnya proses penyerapan.

Rizal menilai capaian tersebut menunjukkan tren positif, terlebih dengan target penyerapan tahun ini yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3 juta ton.

“Berarti kan tinggal 50 persen. Mudah-mudahan ini bisa tercapai seperti tahun lalu,” pungkas Rizal.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *