PravadaNews – Presiden Iran dan Serbia menyambut baik kesepahaman untuk mengakhiri perang. Mereka menilai perlunya konsolidasi perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut, menekankan pengembangan kerja sama bilateral.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Presiden Serbia, Aleksandar Vucic mengapresiasi komunikasi dan posisi yang jelas dan transparan dari pemerintah dan rakyat Serbia terhadap Republik Islam Iran dan bantuan kemanusiaan Serbia selama perang Ramadan.
Perkembangan terkini bahwa telah tercapainya kesepahaman untuk mengakhiri perang. Presiden Pezeshkian menegaskan, bahwa Iran terbuka untuk bernegosiasi.
Baca Juga: Dialog Iran AS Buka Keran Minyak Teluk
“Kami selalu menyatakan kesediaan kami untuk bernegosiasi, dan hari ini proses negosiasi telah berjalan dengan baik, dan kami akan melanjutkan proses negosiasi,” kata Pezeshkian melansir Kantor Berita IRNA, Selasa (23/6/2026).
Pezeshkian mengatakan, agresif Israel sebagai penyebab ketidakamanan di kawasan tersebut. Pezeshkian mengatakan, agresi yang dilakukan Israel tidak mencapai tujuan.















