PravadaNews – Angkatan Bersenjata Iran mengendalikan medan pertempuran di Selat Hormuz. Kendali tersebut akan terus berlanjut selama Republik Islam Iran menghendakinya, ujar Mayor Jenderal Mostafa Izadi, Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Dalam sebuah pertemuan dengan masyarakat di kota Khomein, wilayah tengah Iran, pada Selasa, dilansir dari Kantor Berita IRNA, Rabu (21/10/2026), Mayor Jenderal Izadi menekankan keunggulan operasional dan intelijen Angkatan Laut serta Angkatan Kedirgantaraan IRGC di wilayah strategis tersebut.
Seraya mencatat bahwa pihak musuh berupaya menjauhkan rakyat dari kancah perjuangan, Izadi menegaskan bahwa kehadiran dan dukungan rakyat bagi negara merupakan kunci untuk menjaga berbagai pencapaian serta menggagalkan konspirasi musuh.
Menyinggung kemampuan rudal negara tersebut, Izadi mengatakan bahwa pasukan Amerika kini bersikap ragu-ragu di laut dan telah menjauh hingga sekitar 700 kilometer agar tidak terjangkau oleh rudal-rudal IRGC.
Dalam perang 12 hari maupun perang 40 hari, pihak musuh mengerahkan seluruh kemampuannya ke medan laga, namun Angkatan Bersenjata Iran beserta rakyat yang hadir memberikan tanggapan tegas, sehingga Iran pun muncul sebagai pemenang, ungkap Mayor Jenderal Izadi.
Baik perang psikologis maupun propaganda tidak akan mampu mengubah hasil di medan pertempuran ini, karena kemenangan Iran terbentuk berkat keteguhan hati rakyatnya.














