Poster konser BTS Arirang. (Foto: Dok. Visa)

Beranda / Infotaiment / Efek Konser K-Pop bagi Pariwisata

Efek Konser K-Pop bagi Pariwisata

PravadaNews – Kedatangan penggemar dari luar daerah membuat konser musik pop Korea atau K-Pop turut meningkatkan perjalanan wisata.

Potensi itu kembali muncul menjelang konser Bangtan Sonyeondan (BTS) di Jakarta pada 26, 27, dan 29 Desember 2026 mendatang.

Pergerakan penggemar menuju kota konser juga meningkatkan kebutuhan transportasi, penginapan, hingga transaksi selama perjalanan. Kondisi tersebut menjadi perhatian Visa dalam keterangannya pada Rabu (5/8/2026).

“Melalui sponsorship BTS World Tour ARIRANG dan kemitraan dengan BCA di Indonesia, Visa ingin membuka akses bagi lebih banyak konsumen terhadap pengalaman eksklusif,” ujar Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari dalam keterangan tertulis yang diterima.

Menurut Vira, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung perdagangan digital yang aman dan mudah. Transaksi penggemar dapat berlangsung sejak persiapan perjalanan hingga pelaksanaan konser.

Sebelumnya, dampak perjalanan itu terlihat ketika BTS menggelar konser di Korea Selatan pada Maret 2026. Data Visa mencatat kunjungan internasional ke negara tersebut meningkat lebih dari 25% dibandingkan rata-rata mingguan.

Pada periode yang sama, pengeluaran wisatawan juga naik sekitar 20%. Penghitungan tersebut menggunakan transaksi pemegang kartu Visa nonresiden selama pekan konser.

Jakarta kemudian menjadi salah satu dari delapan kota Asia Pasifik dalam rangkaian BTS World Tour ARIRANG. Posisi tersebut membuka peluang kedatangan penggemar dari berbagai wilayah Indonesia dan negara sekitar.

“Penyelenggaraan konser berskala internasional tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian dan memperkuat citra Indonesia di mata dunia,” kata Juru Bicara Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Nia Niscaya, dikutip Kamis (6/8).

Besarnya pasar hiburan, baginya, mendukung posisi Indonesia sebagai tujuan konser internasional. Letak Indonesia di Asia Tenggara juga memberi peluang untuk menarik penonton dari negara tetangga.

Untuk memperluas manfaatnya, Kemenpar mendorong pengembangan paket wisata konser yang menggabungkan pertunjukan dengan penginapan, perjalanan, serta kunjungan ke destinasi wisata.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, pemerintah mengkaji 17 kegiatan nasional dan delapan kegiatan internasional yang menarik 614.731 pengunjung. Kegiatan ini melibatkan 1.326 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), lebih dari 18 ribu pekerja seni, serta menghasilkan perputaran uang Rp661,15 miliar.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *