PravadaNews – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei mengecam keras serangan Israel baru-baru ini di Lebanon selatan.
Baqaei menyatakan bahwa sikap diam Dewan Keamanan PBB (DK PBB) telah mendorong agresi Israel lebih lanjut.
Baqaei mengatakan, serangan Israel yang terus berlanjut telah menyebabkan gugurnya warga sipil Lebanon serta jatuhnya korban luka, selain menimbulkan kerusakan pada rumah dan infrastruktur.
Melansir dari Kantor Berita IRNA, Rabu (12/8/2026), Juru bicara tersebut mengkritik sikap diam dan tidak adanya tindakan dari komunitas internasional, khususnya DK PBB.
Baqaei menyatakan bahwa hal itu telah membuat rezim Israel semakin berani untuk terus melanggar integritas wilayah dan kedaulatan nasional Lebanon.
Baqaei juga mengecam pemerintah AS karena menjadi kaki tangan dalam kejahatan Israel di seluruh Lebanon, wilayah Palestina yang diduduki, dan kawasan yang lebih luas, akibat dukungan menyeluruhnya terhadap rezim Israel.
Baqaei memuji rakyat Lebanon atas perlawanan dan ketangguhan mereka dalam menghadapi agresi serta pendudukan Israel, sembari menegaskan solidaritas penuh Iran terhadap Lebanon dalam mempertahankan kedaulatan, martabat, dan kemerdekaannya.
Pesawat tempur Israel dilaporkan menyerang wilayah di sekitar Kotamadya Al-Mansouri di Distrik Tyre, Lebanon selatan, sementara artileri Israel menargetkan Bukit Ali al-Taher di Kegubernuran Nabatiyeh.















