Ilustrasi Stop War (Foto: dok PravadaNews/Gemini AI)

Beranda / Mancanegara / Iran: Perang Berakhir jika Agresi Setop

Iran: Perang Berakhir jika Agresi Setop

PravadaNews – Pemerintah Iran menyatakan perang dengan Amerika Serikat dan Israel akan berakhir bila agresi terhadap wilayahnya dihentikan. Pernyataan itu disampaikan di tengah eskalasi serangan balasan Teheran ke sejumlah target Israel dan aset AS di kawasan Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan konflik tidak pernah diinisiasi oleh Teheran.

“Perang ini tidak dimulai oleh Iran, yang memilih diplomasi,” kata Baghaei kepada wartawan dikutip Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Starmer Tegaskan Inggris Tak Ikut Serangan ke Iran

Adapun berdasarkan data pemerintah Iran hampir 800 orang tewas dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel pada Sabtu (28/2). Korban yang disebut termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat tinggi militer.

Serangan tersebut terjadi beberapa hari setelah putaran ketiga perundingan nuklir tidak langsung antara Iran dan AS dengan mediasi Oman.

Baghaei menyebut pengalaman serangan sebelumnya membuat banyak pihak di dalam negeri menentang dialog dengan Washington.

“Kami telah menerima banyak pesan yang saling bertentangan dan menyesatkan selama satu setengah tahun terakhir. Sekarang adalah waktu untuk berperang dan membela tanah air. Apa pun yang mengalihkan perhatian kami harus disingkirkan,” tutur Baghaei.

Baghaei juga mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas internasional untuk segera bertindak. Ia memperingatkan konflik dapat meluas bila tidak ada intervensi.

“Kami telah berulang kali berseru dan memperingatkan bahwa jika dunia terutama negara-negara yang mengklaim menjunjung tinggi supremasi hukum dan berperan dalam membentuk sistem norma internasional serta Piagam PBB tidak bertindak, api pelanggaran hukum dan pemberontakan akan melanda semua negara,” kata Baghaei.

Sejauh ini, kata Baghaei, Iran telah meluncurkan 15 gelombang serangan rudal dan drone ke Israel serta aset-aset AS di kawasan, termasuk di Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Yordania, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi.

Kendati sejumlah negara tersebut mengecam serangan Iran dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan, Baghaei menyatakan pihaknya fokus utama saat ini ialah mempertahankan kedaulatan negara.

“Kami telah bersumpah untuk bertempur dengan seluruh kekuatan kami dalam pertempuran ini,” pungkas Baghaei.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *