Marc Marquez bertelad untuk menaklukkan Sirkuit Mandalika. (Dok. Crash)

Beranda / Olahraga / Marc Marquez Bertekad Taklukkan Sirkuit Mandalika

Marc Marquez Bertekad Taklukkan Sirkuit Mandalika

PravadaNews – Marc Marquez tiba di Mandalika dengan modal kuat setelah menyapu bersih kemenangan di Motegi. Pembalap Spanyol itu kini hanya tertinggal dua poin dari Jorge Martin di klasemen MotoGP 2026.

Namun, Mandalika menyimpan catatan buruk bagi Marquez. Dari empat balapan Grand Prix Indonesia yang pernah digelar, ia belum sekalipun mengumpulkan poin pada balapan utama.

Bahkan, Marquez belum pernah mencapai garis finis dalam balapan utama MotoGP di Sirkuit Mandalika. Kondisi tersebut membuat seri Indonesia menjadi salah satu tantangan terbesar dalam perburuan gelar musim ini.

Marquez absen pada balapan perdana MotoGP Indonesia pada 2022. Marquez mengalami gegar otak setelah kecelakaan highside saat sesi pemanasan dengan Honda RC213V.

Setahun kemudian, Marquez kembali gagal menyelesaikan balapan di Mandalika. Marquez tidak finis dalam kedua balapan yang berlangsung pada 2023.

Marquez akhirnya mampu mencapai garis finis di Mandalika pada Sprint Race 2024. Saat itu, Marquez yang membela Gresini Ducati berhasil finis di posisi ketiga.

Namun, hasil positif tersebut tidak berlanjut pada Grand Prix. Marquez mengalami kegagalan mesin sehingga kembali gagal menyelesaikan balapan utama.

Musim lalu, Marquez datang ke Indonesia dengan status juara dunia MotoGP yang baru diraihnya bersama Ducati Lenovo. Marquez mengawali akhir pekan dengan menempati posisi kesembilan dalam kualifikasi.

Pada Sprint Race, Marquez hanya mampu finis di posisi keenam. Nasibnya semakin buruk dalam balapan utama setelah ditabrak Marco Bezzecchi pada lap pembuka.

Insiden tersebut menyebabkan Marquez mengalami cedera bahu. Cedera itu bahkan membuatnya harus absen hingga akhir musim.

Kini, Marquez kembali ke Mandalika dalam situasi berbeda. Ia sedang mengejar Martin di puncak klasemen dan ingin mengakhiri catatan buruknya di sirkuit Indonesia.

“GP Jepang berjalan dengan baik: kami tampil kompetitif sepanjang balapan dan berjuang memperebutkan kemenangan dengan mengerahkan segala kemampuan,” ujar Marquez dikutip dari Crash.net, Kamis (8/10/2026).

Marquez juga menyebut performanya sejak Aragon memberikan kepercayaan diri. Marquez merasa konsisten mendapatkan sensasi positif saat mengendarai motornya.

“Sejak Aragon, perasaan saya saat mengendarai motor selalu konsisten baik, dan hal itu memberikan kami kepercayaan diri,” kata Marquez.

Meski begitu, Marquez menyadari Mandalika secara historis belum memberikan hasil yang baik baginya. Marquez pun menjadikan akhir pekan ini sebagai kesempatan untuk membalikkan tren tersebut.

“Di atas kertas, secara historis Indonesia bukanlah sirkuit terbaik bagi saya, dan sebelumnya saya belum pernah berhasil menyelesaikan balapan utama; terlepas dari ironi tersebut, tujuan utama bersama tim justru adalah membalikkan tren itu dan menjalani akhir pekan yang kuat,” ujar Marquez.

Rekan setimnya di Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, juga memiliki pengalaman berbeda di Mandalika. Pembalap Italia itu pernah memenangi Sprint Race dan Grand Prix di sirkuit tersebut.

Namun, Bagnaia mengalami akhir pekan buruk pada 2025. Bagnaia memulai balapan dari posisi ke-16, finis ke-14 pada Sprint, lalu terjatuh dalam balapan Grand Prix.

Bagnaia juga datang ke Indonesia setelah menjalani tujuh seri terakhir tanpa podium. Di Jepang, Bagnaia hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi kedelapan.

“Di Motegi, kami berhasil mengamankan poin yang cukup solid, meskipun saya harus mengakui bahwa saya cukup kesulitan dengan gaya membalap saya,” ujar Bagnaia.

Bagnaia tetap memiliki catatan positif di Mandalika. Bagnaia berharap pengalaman tersebut dapat membantunya menemukan kembali performa terbaik bersama Ducati.

“Secara historis, saya selalu tampil cepat dan sukses di sirkuit ini, meskipun tahun lalu kami sempat mengalami banyak kendala,” kata Bagnaia.

“Tujuannya adalah terus bekerja sama dengan tim untuk menemukan kembali perasaan terbaik dan kembali bersaing memperebutkan posisi-posisi penting,” ujar Bagnaia.

Ducati juga memiliki kenangan positif di Mandalika melalui tim satelit Gresini. Musim lalu, rookie Fermin Aldeguer meraih kemenangan, sementara Alex Marquez finis di posisi ketiga dengan motor GP24.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *