PravadaNews – Maulana Rifky Yavianda mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Atlet para renang itu meraih podium tertinggi pada nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12, Senin (19/10/2026).
Raihan tersebut menjadi pembuka perjuangan kontingen Merah Putih dalam perburuan medali di ajang olahraga multicabang Asia bagi atlet disabilitas tersebut. Keberhasilan Rifky diharapkan memacu semangat atlet Indonesia lainnya yang masih akan bertanding di berbagai cabang olahraga.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Rifky meraih emas pada hari pertama perebutan medali. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi awal positif bagi perjalanan Indonesia di Asian Para Games 2026.
“Alhamdulillah, emas pertama untuk Indonesia di Asian Para Games 2026! Selamat kepada Maulana Rifky Yavianda yang berhasil mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga para renang nomor 100 meter gaya bebas S12. Ini menjadi awal yang sangat baik bagi perjuangan kontingen Merah Putih,” ujar Erick dikutip, Selasa (20/10).
Menurut Erick, keberhasilan Rifky merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani melalui latihan keras dan kedisiplinan. Persiapan yang matang serta komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan menjadi bagian dari perjuangan atlet dalam mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rifky, para pelatih, dan seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan diri. Di balik medali emas ini ada proses panjang, pengorbanan, disiplin, dan tekad yang tidak pernah padam untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” kata Erick.
Erick berharap medali emas pertama ini dapat meningkatkan kepercayaan diri seluruh atlet Indonesia yang masih berkompetisi. Erick meminta para atlet menjaga fokus dan semangat juang agar mampu memberikan penampilan terbaik dalam setiap pertandingan.
“Perjuangan kita baru dimulai. Saya berharap emas pertama ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh atlet Indonesia yang saat ini sedang berjuang. Jadikan keberhasilan Rifky sebagai motivasi untuk tampil semakin percaya diri, menjaga fokus, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan,” tegas Erick.
Menpora juga mengingatkan bahwa peluang Indonesia untuk menambah medali masih terbuka melalui pertandingan di berbagai cabang olahraga. Erick berharap keberhasilan Rifky menjadi pemantik bagi atlet lain untuk mengikuti jejaknya di podium tertinggi.
“Kita masih memiliki banyak peluang untuk mendapatkan emas-emas berikutnya,” ujar Erick.
Selain memberikan apresiasi kepada atlet dan tim pelatih, Erick mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kontingen Merah Putih di Aichi-Nagoya. Dukungan dan doa masyarakat diharapkan menjadi penyemangat bagi para atlet selama mengikuti kompetisi.
“Kita ingin melihat semakin banyak atlet Indonesia berdiri di podium tertinggi dan semakin sering Indonesia Raya berkumandang di Asian Para Games 2026,” pungkas Erick.
Keberhasilan Rifky menjadi catatan awal bagi Indonesia dalam perburuan prestasi di Asian Para Games 2026. Kontingen Merah Putih diharapkan mampu menjaga momentum tersebut untuk meraih hasil positif pada pertandingan berikutnya.














