PravadaNews – Menteri Luar Negeri dari delapan negara Arab dan Islam mengecam agresi berkelanjutan rezim Zionis di Gaza dan Tepi Barat.
Mereka juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memaksa rezim tersebut memenuhi kewajibannya.
Melansir dari Kantor Berita IRNA, pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri Qatar, Yordania, UEA, Indonesia, Pakistan, Turki, Arab Saudi, dan Mesir pada Jumat (7/8/2026), menyatakan keprihatinan mendalam atas agresi Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Mereka menyebut agresi yang dilakukan rezim Zionis itu sebagai pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata Gaza.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa serangan-serangan itu sangat membahayakan prospek penerapan solusi dua negara.
Pernyataan itu juga menegaskan kembali penolakan keras terhadap segala upaya aneksasi wilayah Palestina serta rencana pemindahan paksa warga Palestina, dengan menyatakan bahwa tindakan-tindakan semacam itu bertentangan dengan hukum internasional serta mengancam keamanan dan stabilitas kawasan.















