Ilustrasi pegel linu. (Foto: Alodokter)

Beranda / Kesehatan / Pegal Linu Tak Kunjung Reda? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pegal Linu Tak Kunjung Reda? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

PravadaNews – Banyak orang kerap mengeluhkan pegal linu setelah berolahraga, menempuh perjalanan jauh, atau menjalani aktivitas kerja yang padat dan melelahkan. Meski umum terjadi, tak sedikit yang masih bingung menentukan cara penanganan yang tepat, apakah cukup dengan metode alami seperti istirahat dan pijat, atau perlu penanganan medis jika keluhan tak kunjung mereda.

Pegal linu umumnya diartikan sebagai kumpulan sensasi nyeri, kaku, atau rasa tidak nyaman yang dapat muncul di berbagai bagian tubuh, mulai dari tangan, kaki, punggung, hingga terasa menyeluruh. Kondisi ini kerap membuat penderitanya sulit bergerak bebas dan kurang optimal dalam beraktivitas sehari-hari. Rasa tidak nyaman tersebut bisa bersifat ringan hingga cukup mengganggu, tergantung pada penyebab dan kondisi fisik masing-masing individu.

Beragam faktor dapat memicu munculnya pegal linu. Selain aktivitas fisik berlebihan atau kembali berolahraga setelah lama vakum, kebiasaan begadang juga dapat membuat tubuh terasa tidak segar dan lebih rentan mengalami nyeri otot. Bahkan, dalam beberapa kasus, pegal linu bisa muncul saat seseorang tengah mengalami infeksi tertentu seperti flu atau malaria, yang memang ditandai dengan keluhan nyeri otot dan sendi.

“Ada banyak kondisi dan kegiatan yang bisa memicu pegal linu, termasuk kebiasaan begadang, kembali berolahraga setelah lama vakum, atau sedang mengalami penyakit infeksi tertentu, seperti flu atau malaria,” tulis Alodokter dikutip, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Tips Aman Minum Kopi Saat Sahur

Meski sering dianggap sepele, pegal linu yang terjadi terus-menerus dan tidak membaik patut diwaspadai. Kondisi tersebut dapat menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan tertentu, seperti sindrom kelelahan kronis, gangguan tiroid, fibromyalgia, hingga hipokalemia. Karena itu, memahami penyebab serta mengenali kapan harus mencari pertolongan medis menjadi langkah penting agar keluhan tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.

Ini Tips Mudah untuk Mengatasi Pegal Linu

Sebenarnya, jika hanya disebabkan oleh kelelahan, olahraga, atau kurang tidur, pegal linu akan reda dengan sendirinya dalam waktu 2–5 hari. Namun, untuk meredakan rasa tidak nyaman dan mempercepat pemulihan pegel linu, kamu bisa melakukan tips mudah berikut:

  1. Minum banyak cairan
    Cara ini terkesan sederhana, tetapi sangat penting dalam proses pemulihan tubuh dari pegal linu, lho. Soalnya, terpenuhinya asupan cairan diketahui dapat meredakan peradangan dan membantu aliran nutrisi ke otot. Hal inilah yang akan membantu mengurangi pegal linu. Jadi, pastikan asupan cairan harianmu tercukupi, yaitu sekitar 8 gelas atau 2 liter per hari.
  2. Mandi air hangat
    Jika kamu mengalami pegal linu saat terserang flu atau setelah berolahraga, coba deh mandi air hangat. Penelitian menunjukkan bahwa panas dan lembap, baik dari handuk hangat atau mandi air hangat, dapat mengurangi pegal linu saat flu dan mencegah munculnya pegal linu setelah berolahraga (DOMS).
  3. Gunakan kompres dingin
    Selain dengan mandi air hangat atau kompres hangat, kamu bisa mencoba kompres dingin untuk mengurangi pegal linu. Kompres dingin diketahui dapat meredakan peradangan pada otot dan sendi. Nah, jika pegal linu dipicu oleh radang sendi atau keseleo, kompres dingin akan efektif untuk mengatasinya. Namun perlu diingat, jangan langsung menempelkan es batu ke kulit, ya.
  4. Lakukan pijat
    Melakukan pijatan juga bisa mengatasi pegal linu, lho. Soalnya, pijat diyakini dapat meningkatkan aliran darah ke otot, sehingga nyeri dan kaku pada otot berkurang. Untuk meredakan pegal linu, kamu bisa memijat sendiri dengan tangan, meminta bantuan orang lain jika area yang ingin dipijat sulit dijangkau, atau menggunakan alat bantu, seperti foam roller. Penggunaan foam roller cukup mudah, kok. Kamu hanya perlu meletakkan foam roller di lantai, lalu tempatkan bagian tubuh yang sakit di atasnya. Gulung perlahan foam roller dengan bagian tubuh yang sakit tersebut, lakukan hingga tubuh terasa lebih nyaman.
  5. Konsumsi makanan tinggi protein
    Saat pegal linu, terjadi peregangan atau kerusakan pada otot. Nah, mengonsumsi makanan tinggi protein dapat membantu proses pemulihan dan regenerasi sel otot yang rusak ini, jadi bisa mengatasi pegal linu. Kamu dapat mencoba berbagai makanan dan minuman yang kaya akan protein, seperti ikan sarden, salmon, telur, susu, dada ayam, atau whey protein.
  6. Lakukan peregangan
    Pegal linu bukan menjadi alasan untuk tidak beraktivitas sama sekali, ya. Walau terasa kurang nyaman, kamu masih bisa mencoba latihan peregangan (stretching) untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi pegal linu. Selain itu, olahraga ringan, seperti yoga, jalan santai, atau bersepeda, juga sangat dianjurkan untuk membantu mengurangi nyeri dan kaku pada otot.
  7. Tidur yang cukup
    Semua tips untuk mengurangi pegal linu di atas perlu dibarengi dengan tidur yang cukup. Tidur mampu meningkatkan pembentukan protein baru yang bertujuan untuk memperbaiki kerusakan otot. Agar pegal linu berkurang, kamu perlu tidur 7–8 jam setiap hari.
  8. Konsumsi obat pereda nyeri
    Apabila beragam cara di atas tidak mampu mengatasi pegal linu, kamu dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang bisa dibeli bebas di apotek, seperti paracetamol. Selain obat minum, Anda juga bisa menggunakan obat pegal-pegal yang dioleskan, seperti minyak urut yang hangat atau krim pereda nyeri.

Biar pegal linu tak kembali datang setelah berolahraga, kamu bisa menerapkan beberapa langkah pencegahan, seperti melakukan pemanasan sebelum berolahraga, mengistirahatkan tubuh sejenak di sela-sela sesi latihan, melakukan olahraga dengan teknik yang tepat, melakukan pendinginan setelah berolahraga, tidak memaksakan diri selama sesi latihan berlangsung.

Beberapa tips di atas bisa mempercepat pemulihan pegal linu dan kamu dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Jika lebih dari seminggu pegal linu tak kunjung membaik, atau otot terasa semakin kaku dan nyeri, segera konsultasikan ke dokter.

Pada kondisi seperti ini, pegal linu dapat menjadi gejala penyakit tertentu yang memerlukan penanganan langsung oleh dokter.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *