Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, saat ditemui di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta. (Foto: Intan Afrida Rafni/PravadaNews).

Beranda / Ekonomi / 50 Persen Alumni MagangHub Sudah Dapat Pekerjaan

50 Persen Alumni MagangHub Sudah Dapat Pekerjaan

Pravadanews – Tiga bulan setelah menyelesaikan program MagangHub, hampir 50 persen alumni yang menjalani magang di sektor industri diklaim telah mendapatkan pekerjaan.

Angka tersebut naik dari sekitar 30 persen saat program berakhir pada 2025.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli mengatakan, angka tersebut diperoleh berdasarkan hasil sementara tracer study yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terhadap alumni angkatan pertama.

“Yang awalnya itu 30 persen saat mereka lulus, dan ini sudah mendekati 50 persen sesudah tiga bulan. Dan ini kita terus lakukan tracer. Ini baru angkatan yang pertama,” ujar Yassierli di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Penelusuran terhadap alumni dilakukan secara berkala, tujuannya untuk mengetahui perkembangan peserta setelah menyelesaikan program magang, termasuk melihat tingkat penyerapan mereka ke dunia kerja.

Meskipun begitu, Kemnaker masih mendalami apakah para alumni tersebut bekerja di perusahaan tempat mereka sebelumnya menjalani magang atau mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain.

“Nah, kita lagi cek, mereka diterima ini apakah di perusahaan yang sama atau di perusahaan yang berbeda. Ini kita terus lakukan tracer study,” ucap Yassierli.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah menyebut jumlah alumni yang telah bekerja diperkirakan mencapai sekitar 30.000 orang.

Darmawansyah menjelaskan, ada sekitar 100.000 peserta pada angkatan pertama di tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 60 persen atau 60.000 menjalani program magang di sektor industri. 

Dengan tingkat serapan yang mencapai 50 persen itu, maka ada sekitar 30.000 orang yang diperkirakan sudah mendapatkan pekerjaan.

Namun, Kemnaker belum memiliki data terperinci mengenai sektor usaha yang paling banyak menyerap alumni maupun jumlah peserta yang bekerja di perusahaan tempat mereka sebelumnya menjalani magang.

Darmawansyah mengatakan, Kemnaker melakukan penelusuran melalui dua cara, yakni survei terhadap alumni serta pencocokan dengan data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kategori penerima upah.

“Yang pertama tadi kita mengirimkan kuesioner kepada mereka, survei. Yang kedua kita lihat kepesertaan BPJS-nya. Jadi sandingkan dengan kepesertaan BPJS-nya penerima upah. Itu kelihatan itu ada peningkatan untuk mereka bekerja,” ucap Darmawansyah.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *