Ilustrasi Cabai. (Foto: PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Cabai Naik Dompet Ikut Pedas

Cabai Naik Dompet Ikut Pedas

PravadaNews – Harga komoditas hortikultura kembali menunjukkan tren kenaikan di sejumlah pasar tradisional, dengan cabai menjadi salah satu penyumbang utama inflasi bahan pangan.

Berdasarkan pantauan terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, Senin (20/4/2026) pukul 15:06 WIB, cabai merah besar mengalami kenaikan harga sebesar 4,71 persen sehingga kini berada di kisaran Rp47.800 per kilogram.

Kenaikan ini terjadi secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir dan mulai dirasakan oleh para pedagang maupun konsumen.

Tak hanya cabai merah besar, cabai merah keriting juga mengalami tren serupa. Harga komoditas ini tercatat naik sebesar 3,32 persen dan kini mencapai Rp46.650 per kilogram.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Kompak Turun

Para pedagang menyebutkan kenaikan harga kedua jenis cabai tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari sentra produksi akibat faktor cuaca yang tidak menentu, serta meningkatnya biaya distribusi.

Sejumlah pedagang di pasar tradisional mengaku harus menyesuaikan harga jual untuk menutupi biaya modal yang ikut meningkat.

Di sisi lain, konsumen mulai mengurangi jumlah pembelian atau mencari alternatif bahan lain sebagai pengganti cabai untuk menekan pengeluaran harian.

Fluktuasi harga cabai merupakan fenomena yang kerap terjadi, terutama menjelang periode tertentu atau saat produksi terganggu.

Meski demikian, pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah stabilisasi, seperti memastikan kelancaran distribusi dan menjaga ketersediaan stok di pasar, agar lonjakan harga tidak terus berlanjut dan membebani masyarakat.

Dengan kondisi ini, harga cabai diperkirakan masih berpotensi berfluktuasi dalam waktu dekat, bergantung pada kondisi cuaca, pasokan dari daerah penghasil, serta kebijakan pengendalian harga yang diterapkan oleh pemerintah.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *