PravadaNews – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan ragu menindak pejabat maupun pihak-pihak yang terbukti melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo memastikan penertiban akan dilakukan secara tegas demi menjaga keberlangsungan program yang dinilai sangat penting bagi masyarakat kecil.
Dalam pernyataannya, Prabowo mengakui, pelaksanaan program MBG masih menghadapi banyak tantangan di lapangan. Namun ia menegaskan berbagai persoalan tersebut harus dihadapi secara terbuka dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
“Banyak tantangan, benar. MBG banyak masalah. Kita harus tertibkan. Manusia Indonesia, iya. Kita mengertilah, ya. Penyakit kita, harus kita berani hadapi,” ujar Prabowo dikutip dari YouTube Merah Putih, Minggu (17/5/2026).
Prabowo mengatakan, salah satu persoalan yang masih menjadi tantangan dalam birokrasi adalah lemahnya integritas sebagian oknum pejabat ketika berhadapan dengan urusan anggaran dan kewenangan.
Menurut Prabowo, masih ada unsur pimpinan yang tidak mampu menjaga amanah sehingga berpotensi melakukan penyalahgunaan jabatan dalam pelaksanaan program pemerintah.
“Harus kita berani bicarakan. Banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita, hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat. Berurusan dengan uang, dia lupa,” katanya.
Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintahannya tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan penyimpangan. Prabowo memastikan siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kewenangan akan langsung ditindak tanpa pandang bulu.
“Tapi, saya sudah katakan, pemerintah saya tidak ragu-ragu. Siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahgunakan kewenangan akan kita tertibkan, kita bersihkan, kita copot dari jabatan,” tegasnya.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan keluarga kurang mampu.
Program tersebut juga disebut menjadi harapan banyak masyarakat kecil karena dinilai membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih fluktuatif.
Prabowo mengungkapkan, dirinya sering menerima langsung aspirasi masyarakat terkait pentingnya keberlanjutan program MBG. Dalam berbagai kunjungan daerah, ia mengaku banyak bertemu rakyat kecil dan petani yang berharap program tersebut tidak dihentikan.
Menurut Prabowo, masyarakat merasakan langsung manfaat dari program makan bergizi gratis, terutama bagi anak-anak dan cucu mereka.
“Ke mana-mana saya ketemu rakyat kecil, petani. Tolong pak, MBG jangan diberhentikan. Ini sangat membantu cucu-cucu saya bisa makan,” ungkapnya.
Prabowo menilai, program MBG bukan sekadar program bantuan biasa, tetapi bagian penting dari upaya negara membangun generasi yang sehat dan kuat di masa depan.
“Sangat membantu saya, sangat membantu keluarga saya. Jadi, MBG sangat penting,” lanjut Prabowo menirukan aspirasi masyarakat yang ditemuinya.
Karena itu, Presiden menegaskan pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Pemerintah juga disebut akan memperkuat sistem pengawasan, memperbaiki tata kelola distribusi, serta memastikan penggunaan anggaran program berjalan transparan dan tepat sasaran.
Prabowo menekankan bahwa keberhasilan program MBG sangat berkaitan dengan masa depan bangsa. Ia ingin program tersebut benar-benar menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus membantu masyarakat yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Pernyataan tegas Presiden itu pun mendapat perhatian publik karena menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga program prioritas nasional tetap berjalan bersih dan berpihak kepada rakyat kecil.















