Ilustrasi Penumpang Moda Transportasi Pesawat (Foto: dok PravadaNews)

Beranda / Infotaiment / Penumpang Udara Domestik pada April 2026 Turun 18,72 Persen

Penumpang Udara Domestik pada April 2026 Turun 18,72 Persen

PravadaNews – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik pada April 2026 mencapai 4,6 juta orang. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 18,72 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebelumnya mencatat mobilitas penumpang lebih tinggi.

Penurunan jumlah penumpang terjadi di seluruh bandara utama yang menjadi objek pengamatan BPS. Kondisi ini menunjukkan adanya perlambatan aktivitas perjalanan udara domestik setelah periode mobilitas yang relatif tinggi pada bulan sebelumnya.

Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang mencatat penurunan terbesar dengan kontraksi mencapai 20,29 persen. Sementara itu, Bandara Hasanuddin di Makassar mengalami penurunan 11,60 persen, Bandara Ngurah Rai di Denpasar turun 10,80 persen, Bandara Kualanamu di Medan turun 6,98 persen, dan Bandara Juanda di Surabaya turun 0,88 persen dibandingkan Maret 2026.

Meski mengalami penurunan secara bulanan, Bandara Soekarno-Hatta tetap menjadi bandara dengan jumlah penumpang domestik terbesar di Indonesia. Pada April 2026, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 1,3 juta orang atau setara 27,79 persen dari total penumpang domestik nasional.

Posisi kedua ditempati Bandara Juanda Surabaya dengan jumlah penumpang sebanyak 448 ribu orang atau berkontribusi sebesar 9,81 persen terhadap total penumpang domestik selama April 2026.

Dominasi kedua bandara tersebut mencerminkan peran strategis Jakarta dan Surabaya sebagai pusat konektivitas transportasi udara nasional yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia.

Meskipun terjadi penurunan pada April, kinerja angkutan udara domestik secara kumulatif sepanjang empat bulan pertama tahun 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif. Selama periode Januari hingga April 2026, jumlah penumpang angkutan udara domestik tercatat sebanyak 19,2 juta orang.

Jumlah tersebut meningkat tipis sebesar 0,16 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Kenaikan ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan permintaan terhadap transportasi udara domestik masih relatif stabil meskipun terjadi fluktuasi bulanan.

Dalam periode Januari–April 2026, Bandara Soekarno-Hatta kembali menjadi bandara tersibuk dengan melayani 5,4 juta penumpang atau sekitar 27,90 persen dari total penumpang domestik nasional.

Sementara itu, Bandara Juanda Surabaya berada di posisi kedua dengan jumlah penumpang mencapai 1,6 juta orang atau menyumbang sekitar 8,55 persen dari total penumpang domestik selama empat bulan pertama tahun ini.

Data BPS menunjukkan bahwa meskipun mobilitas penumpang udara domestik mengalami penurunan pada April 2026, sektor transportasi udara nasional masih mempertahankan tren yang relatif stabil secara kumulatif. Kinerja ini menjadi indikator bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan penerbangan domestik tetap tinggi, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi, bisnis, dan pariwisata di berbagai daerah.

Ke depan, peningkatan konektivitas antarwilayah, pengembangan infrastruktur bandara, serta pemulihan aktivitas ekonomi diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan jumlah penumpang udara domestik sepanjang tahun 2026.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *