PravadaNews – Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya milik IRGC, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa Teheran akan menargetkan infrastruktur regional, jika infrastruktur domestik Iran diserang.
AS yang bertindak kriminal terus melakukan agresi dan upaya destabilisasi di kawasan tersebut, ujar Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari pada hari Kamis.
Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari menegaskan, dalam situasi apa pun, Iran tidak akan membiarkan Amerika Serikat—sebagai kekuatan trans-regional—untuk campur tangan di Selat Hormuz.
“Ini adalah garis merah Iran yang tak tergoyahkan,” tegas Khatam al-Anbiya melansir dari Kantor Berita IRNA dikutip Jumat (17/7/2026).
Juru bicara tersebut memperingatkan bahwa jika AS merealisasikan ancamannya untuk menyerang infrastruktur Iran, Iran akan membalas dengan menargetkan semua infrastruktur yang masih berdiri di kawasan tersebut.
Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari menambahkan, infrastruktur itu akan dihancurkan hingga menjadi puing dan dilenyapkan sepenuhnya.
Tanggapan yang diberikan oleh angkatan bersenjata Iran tidak akan bersifat terbatas atau setara, melainkan akan jauh lebih unggul dan dahsyat, tegas Zolfaghari.
Serangan-serangan ini akan lebih sengit, menjangkau wilayah yang lebih luas, dan menimbulkan kehancuran yang lebih parah daripada sebelumnya, pungkas Khatam al-Anbiya.















