PravadaNews – Kementerian Pertahanan Iran bertekad untuk semakin memperkuat kemampuan pertahanan negara sesuai dengan arah yang ditetapkan oleh Pemimpin Revolusi Islam yang gugur syahid, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.
Kementerian tersebut mengeluarkan pernyataan itu pada Selasa saat Iran memperingati hari ke-40 sejak pemakaman Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.
Ayatollah Khamenei gugur dalam serangan udara yang menghantam kantor dan kediamannya di Teheran pada tanggal 28 Februari.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa peringatan hari ke-40 ini menjadi pengingat akan janji yang diucapkan kepada sang Pemimpin yang gugur syahid untuk melanjutkan perjuangannya dalam menjaga martabat, kemandirian, dan kekuatan Iran.
Sang Pemimpin yang gugur syahid memberikan perhatian khusus pada penguatan kemampuan pertahanan negara dan pengembangan industri pertahanan dengan mengandalkan para pemuda serta ahli dari Iran, ungkap kementerian dalam pernyataan yang dirilis menjelang Hari Industri Pertahanan Nasional pada tanggal 22 Agustus.
“Hari ini, menjelang Hari Industri Pertahanan Nasional, saat kita memperingati hari ke-40 sejak pemakaman sang Pemimpin yang gugur syahid, kita diingatkan akan tanggung jawab yang kita pikul terhadap warisan berharga ini: untuk secara teguh melanjutkan jalan yang telah beliau tetapkan dalam membangun kemampuan pertahanan negara, serta terus memajukan dan memperkuatnya seiring dengan kebutuhan dan ancaman yang muncul,” demikian pernyataan kementerian tersebut, melansir Kantor Berita IRNA.
Kementerian juga menyerukan kepada masyarakat dari berbagai lapisan untuk menghadiri upacara peringatan hari ke-40 sejak pemakaman sang Pemimpin yang gugur syahid.
Upacara tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis, masing-masing di Teheran, Qom, dan Mashhad.















