Ilustrasi uang rupiah. (Foto: PravadaNews/Gemini IA)

Beranda / Ekonomi / Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.689

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.689

PravadaNews – Rupiah mengawali perdagangan pekan ini dengan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat 0,03 persen atau 5 poin ke level Rp17.689 per dolar AS, melanjutkan tren positif setelah pada penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya mata uang Garuda menguat 0,30 persen ke posisi Rp17.694 per dolar AS.

“Rupiah hari ini diperkirakan akan berkonsolidasi,” kata Analis Pasar Uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, Senin (24/8/2026).

Menurut Lukman, rupiah potensi menguat tapi penguatannya terbatas hari ini. “Penguatan rupiah disebabkan karena perlemahan dolar AS,” ucap Lukman.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau turun di level 98,8. Penurunan disebabkan ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan harga minyak mentah dunia yang masih tinggi.

Trend harga minyak itulah yang juga menahan penguatan rupiah. “Nilai tukar rupiah hari ini kemungkinan akan bergerak di kisaran Rp17.650-Rp17.750 per dolar AS,” ucap Lukman.

Harga minyak mentah hari ini mengalami penurunan sekira 1,29 persen. Harga minyak mentah Brent di level USD92,17 per barel, sedangkan harga minyak WTI di level USD85,86 per barel.

Harga minyak mentah masih relatif tinggi karena ketidakpastian di Timur Tengah, akibat pertikaian AS dan Iran. AS masih berambisi untuk mengusai Selat Hormuz dan mengancam akan mengenakkan sanksi lebih berat ke Iran.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *