PravadaNews – Semangat masyarakat untuk berlari terus tumbuh dan menjadi bagian dari geliat olahraga di Tanah Air.
Tingginya partisipasi dalam ajang Merdeka Run 2026 menjadi salah satu gambaran olahraga lari semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, tidak hanya sebagai aktivitas kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menilai, Merdeka Run 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem olahraga lari nasional.
Menurutnya, perkembangan olahraga lari tidak semata-mata diukur dari banyaknya peserta dalam sebuah ajang, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan aktivitas fisik dan olahraga sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.
“Dan saya juga terima kasih kepada masyarakat yang memberikan cerminan hidup sehat. Karena berolahraga itu bagian dari investasi untuk masa depan, yaitu kesehatan tentunya,” kata Erick di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026).
Erick menilai, Merdeka Run menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan pemerintah, atlet, komunitas lari, serta masyarakat umum.
Kehadiran berbagai kelompok peserta menunjukkan olahraga lari telah berkembang menjadi gerakan masyarakat.
Selain masyarakat umum, Merdeka Run 2026 juga melibatkan atlet nasional yang tengah mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional.
Kehadiran atlet, komunitas, hingga peserta disabilitas memperlihatkan bahwa olahraga lari semakin terbuka dan inklusif bagi berbagai kalangan.
Menurut Erick, semakin banyak kegiatan olahraga massal akan memberikan dampak positif untuk menumbuhkan potensi industri pendukung olahraga, mulai dari komunitas hingga sektor ekonomi kreatif.
“Jadi terima kasih kepada masyarakat yang pada hari ini banyak ya mengikuti acara Merdeka Run,” ucap Erick.
Merdeka Run 2026 juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun budaya olahraga masyarakat.
Erick berharap masyarakat semakin menjadikan olahraga sebagai kebutuhan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan.
Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, Merdeka Run 2026 menjadi contoh bahwa sebuah event olahraga dapat memberikan dampak lebih luas.
Tidak hanya melahirkan budaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga lari nasional.
Merdeka Run 2026 yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Agustus 2026, diikuti sekitar 12 ribu peserta dari berbagai kalangan.
Jumlah tersebut meningkat dari target awal yang disiapkan panitia, sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari.















