PravadaNews – Indonesia mulai memperkuat posisi sebagai tujuan konser internasional setelah sejumlah musisi dunia memasukkan Indonesia dalam agenda tur 2026.
Penguatan ekosistem event menjadi bagian dari strategi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui program Event by Indonesia untuk meningkatkan daya tarik destinasi. Kemenpar mendorong agar penyelenggaraan konser memberi manfaat bagi masyarakat.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengatakan konser musik internasional dapat memperluas dampak pariwisata karena melibatkan berbagai sektor mulai dari transportasi, akomodasi, kuliner, hingga usaha lokal.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong kolaborasi antara penyelenggara, pemerintah daerah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan agar Indonesia mampu menghadirkan event dengan standar internasional.
“Konser musik internasional bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi pariwisata. Kehadiran musisi dan penggemar dari berbagai negara menciptakan aktivitas ekonomi yang luas, mulai dari tiket, akomodasi, transportasi, kuliner, hingga berbagai sektor pendukung lainnya,” ujar Widiyanti dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).
Melalui program Event by Indonesia, sebanyak 105 event mendapatkan dukungan pemerintah sepanjang Januari-Juli 2026. Rangkaian kegiatan itu melibatkan lebih dari 6,47 juta pengunjung, 11 ribu UMKM, serta 184 ribu pekerja seni dan komunitas dengan estimasi perputaran ekonomi Rp1,09 triliun.
Potensi pasar konser Indonesia juga terlihat dari masuknya sejumlah agenda musik internasional hingga akhir 2026.
Berdasarkan kalender pariwisata resmi Indonesia, beberapa konser yang tercatat antara lain The Weeknd pada 26 September, Andrea Bocelli pada 31 Oktober dan 3 November, Guns N’ Roses pada 21 November, Kings of Convenience pada 28-29 November, serta Simple Plan pada 27-28 November.
Konser Andrea Bocelli menjadi salah satu agenda internasional yang mendapat perhatian pemerintah karena digelar di dua lokasi, yakni Candi Borobudur, Magelang dan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian tur dunia sang musisi.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyebut penyelenggaraan konser internasional dapat membuka peluang bagi ekosistem ekonomi kreatif melalui keterlibatan pekerja, vendor, kreator, desainer, hingga talenta lokal.
Hal tersebut disampaikan terkait konser YE Live in Jakarta 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
“Ini momentum emas atau golden moment untuk para pegiat, termasuk wirausaha kreatif naik kelas,” ucap Teuku, Senin (14/9).
Selain itu, BTS World Tour ‘ARIRANG’ juga dijadwalkan hadir di Jakarta pada 26-27 Desember 2026 di Stadion Utama GBK, dengan tambahan pertunjukan pada 29 Desember 2026 berdasarkan pengumuman resmi BIGHIT MUSIC.















