Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra. (Foto: PravadaNews)

Beranda / Olahraga / PSMS vs Persija Jadi Laga Pembuka League Cup 2026/2027

PSMS vs Persija Jadi Laga Pembuka League Cup 2026/2027

PravadaNews – Duel PSMS Medan melawan Persija Jakarta akan menjadi sorotan pada pembukaan League Cup 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November mendatang. Pertandingan tersebut dipilih untuk mengiringi seremoni kick-off kompetisi yang melibatkan klub Super League dan Championship.

Sebanyak 38 klub akan bersaing dalam turnamen tersebut, terdiri atas 18 tim Super League dan 20 klub Championship. Seluruh rangkaian pertandingan hari pertama dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 November 2026.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengatakan seremoni pembukaan akan digelar di Medan. Duel PSMS kontra Persija menjadi pilihan karena pertandingan tersebut merupakan satu-satunya laga yang dijadwalkan berlangsung di kota itu pada hari pembukaan.

“Sesuai jadwal, ya, di Medan hanya itu (PSMS Medan vs Persija). Pertandingan ini mungkin juga sifatnya karena jadwalnya di hari pertama ada beberapa pertandingan, tapi secara seremoninya kita akan gelar di Kota Medan di tanggal 3 November nanti. Insyaallah, mudah-mudahan semuanya lancar,” kata Asep, dikutip Rabu (28/10/2026).

Pertemuan PSMS dan Persija dinilai memiliki daya tarik karena mempertemukan dua klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Laga tersebut juga menghadirkan persaingan lintas kompetisi antara wakil Championship dan tim Super League.

Asep menilai format tersebut memberikan nilai tersendiri bagi penyelenggaraan League Cup. Turnamen ini diharapkan membuka kesempatan bagi pencinta sepak bola nasional untuk menyaksikan persaingan antarklub dari dua kasta kompetisi berbeda.

“Saya pikir juga kita mengambil satu momen bagaimana tim dari Pegadaian Championship menjadi tuan rumah menghadapi tim dari BRI Super League. Saya pikir juga ada value tersendiri berkaitan dengan adanya harapan dari para pencinta sepak bola nasional untuk melihat persaingan tidak hanya di liga masing-masing,” tutur Asep.

Menjelang pertandingan perdana, I.League memastikan persiapan kompetisi berjalan sesuai rencana. Penyelenggara telah menggelar pertemuan dengan klub peserta serta menyosialisasikan format dan mekanisme pertandingan.

“Bicara persiapan, tentu planning awal sebelum kompetisi kita sudah ada club meeting, sudah ada juga persiapan berkaitan dengan format dan juga bagaimana mekanisme dari semua tim yang terlibat,” ungkap Asep.

Meski persiapan berjalan sesuai rencana, penyusunan jadwal menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara. I.League harus mengatur pertandingan League Cup di tengah padatnya agenda Super League dan Championship.

Asep mengatakan pihaknya terus mempersiapkan pelaksanaan turnamen agar sesuai dengan rencana awal. Penyelenggara juga mempertimbangkan jadwal yang telah dirilis agar kompetisi pendamping tersebut dapat berjalan di tengah agenda liga reguler.

“Saya pikir sudah on track. Kita bersiap saja, termasuk juga soal jadwal, ya. Kita tahu tentu tantangan terberatnya adalah menyisipkan ini semua,” sambung Asep.

League Cup dirancang untuk memberikan kesempatan bermain lebih luas kepada pemain yang selama ini minim menit bermain. Kompetisi tersebut juga menjadi wadah bagi klub untuk merasakan persaingan di luar pertandingan liga reguler.

Asep menegaskan bahwa tujuan tersebut menjadi salah satu alasan penyelenggaraan League Cup di tengah padatnya kalender sepak bola nasional. Asep berharap kompetisi ini mendapat sambutan positif dari publik saat mulai bergulir pada awal November.

“Yaitu memberi ruang kepada para pemain yang mungkin jam terbangnya kurang, bagaimana juga memberi kesempatan kepada tim untuk bisa berkompetisi atau punya satu ajang di luar yang tidak hanya di liga. Saya pikir mudah-mudahan ini juga diharapkan dari publik sepak bola nasional. Kita punya League Cup dan insyaallah kurang dari satu minggu—satu minggu tepatlah—kita akan memulai kick-off,” pungkas Asep.

Dalam format kompetisi, 38 klub peserta dibagi ke dalam Zona Barat dan Zona Timur. Sebanyak 36 tim akan menjalani fase grup yang terbagi menjadi 12 grup dengan masing-masing grup berisi tiga klub.

Sementara itu, Persib Bandung dan Borneo FC mendapat tempat langsung di babak perempat final. Keduanya memperoleh jalur tersebut karena memiliki jadwal padat dalam kompetisi antarklub Asia pada musim ini.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *