PravadaNews – Sejumlah partai politik yang berada di lingkaran pemerintahan menyatakan kesiapan untuk mendukung Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinannya pada periode 2029–2034. Dukungan tersebut mengemuka meski tahapan Pemilihan Presiden masih beberapa tahun lagi, menandakan mulai menguatnya konsolidasi politik di barisan koalisi pendukung pemerintah.
Beberapa partai seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golongan Karya (Golkar) secara terbuka telah menyatakan dukungan kepada Prabowo sebagai calon presiden. Meski demikian, partai-partai tersebut belum menetapkan sikap terkait sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi dalam kontestasi mendatang.
Salah satunya, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar membenarkan partainya siap mendukung Prabowo untuk menjabat presiden selama dua periode. Pernyataan itu sekaligus menegaskan posisi PKB dalam peta koalisi, sembari membuka ruang komunikasi lebih lanjut mengenai konfigurasi pasangan calon yang akan diusung.
“Iya, betul, itu betul,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin di Jakarta Barat, Minggu (15/2/2026).
Baca juga: Ahmad Sahroni Isi Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR
Meski demikian, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh mengaku masih memikirkan keputusan untuk kembali mendukung Presiden Prabowo Subianto maju pada Pilpres 2029.
Sejauh ini, NasDem belum mengambil sikap meski termasuk dalam partai yang berada di barisan pemerintahan Presiden Prabowo.
“Ah itu nanti kita sedang pikirkan, karena kita ada di sana (koalisi),” kata Surya Paloh ketika ditemui di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2).
Sebagai informasi, Wacana Prabowo dua periode kembali mencuat setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo secara terbuka menyampaikan dukungannya terhadap pasangan Prabowo-Gibran untuk kembali menjabat pada Pilpres 2029.















