PravadaNews – Aksi unjuk rasa sejumlah elemen mahasiswa di depan Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/2/2026) kemarin, berakhir tanpa bentrokan. Kepolisian menyatakan pengamanan dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan prinsip hak asasi manusia.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, seluruh rangkaian penyampaian pendapat berlangsung dalam situasi kondusif meski sempat terjadi dinamika di lapangan.
“Pelaksanaan pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan perlindungan, sisi humanis, serta tetap memperhatikan hak asasi manusia,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Sabtu (28/2).
Baca juga: KPK Perkuat Cegah Korupsi Lewat PAK
Menurut Budi, tidak ada kerusakan fasilitas umum maupun bentrokan fisik selama aksi berlangsung. Aparat, kata Budi, tetap menahan diri meski ada peserta aksi yang melontarkan kata-kata tidak pantas kepada anggota kepolisian.
“Walaupun tadi ada oknum mahasiswa yang memaki anggota Polri, bahkan menuliskan kata-kata yang tidak elok di syal Polwan, anggota tetap bersabar dan tidak terpancing,” katanya.
Budi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam menyampaikan aspirasi, terutama di bulan Ramadan. Budi menilai kebebasan berpendapat tetap harus dibarengi dengan penghormatan terhadap norma serta masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.
“Kami mengajak, apalagi di bulan suci Ramadan ini, ada norma dan etika yang perlu kita jaga bersama. Aspirasi boleh disampaikan, tetapi tetap menghormati masyarakat yang sedang berpuasa,” tutur Budi.
Lebih lanjut, Budi memastikan seluruh tuntutan mahasiswa menjadi perhatian institusinya. Setiap poin yang disampaikan, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi internal, termasuk di tingkat pimpinan.
“Setiap poin yang disampaikan tentu menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi kami di internal kepolisian,” ucap Budi.
Terkait permintaan audiensi yang diajukan massa aksi, Budi menyebut hal tersebut akan diteruskan untuk dikaji lebih lanjut. Budi menambahkan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo turut memantau jalannya aksi tersebut.
“Nanti akan kami sampaikan dan dikaji. Tentunya Bapak Kapolri juga memantau kegiatan ini,” pungkas Budi.















