PravadaNews – Pebulu tangkis Fajar Alfian menilai persaingan di fase penyisihan Thomas & Uber Cup 2026 tidak akan mudah, meski Indonesia tergabung di grup yang berisi Prancis, Thailand, dan Aljazair.
Menurut Fajar, sejumlah negara di grup tersebut memiliki komposisi pemain yang merata dan berbahaya di semua sektor. Ia menilai tidak ada lawan yang bisa dianggap ringan pada fase awal turnamen.
“Di grup ya pasti tidak ada yang mudah ya. Kita lihat juga Prancis kemarin juara di Eropa. Mereka juga mempunyai pemain tunggal yang bagus dan bisa rangkap juga mereka main,” kata Fajar dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (16/4/2026).
Baca juga : Fajar/Fikri Tantang Dominasi Kim/Seo di All England 2026
Fajar juga menyoroti kekuatan Thailand yang memiliki pemain tunggal papan atas dunia. Kondisi itu membuat Indonesia harus langsung fokus sejak pertandingan pertama.
“Dan juga Thailand mempunyai tunggal nomor satu dunia juga. Jadi tidak ada yang mudah. Jadi kita harus dari awal kita harus bisa terus menyesuaikan dan terus semangat dari awal,” ujar Fajar.
Tim Indonesia dijadwalkan bertolak ke Horsens, Denmark, pada 16 April untuk menjalani persiapan akhir. Pemusatan latihan akan berlangsung pada 18–21 April sebagai bagian dari adaptasi lapangan dan suhu sebelum turnamen dimulai.
Horsens akan menjadi lokasi penyelenggaraan Thomas & Uber Cup 2026 yang berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei.
Sebagai kapten tim Thomas Indonesia, Fajar juga menekankan pentingnya kekompakan tim yang dihuni kombinasi pemain senior dan junior. Ia menilai perpaduan pengalaman dan semangat muda menjadi kunci menghadapi turnamen beregu tersebut.
“Komposisi pasti kita juga ada pemain muda… semoga bisa menambah kekompakan dengan pengalaman dan junior dengan semangatnya,” pungkas Fajar.















