PravadaNews – Masyarakat dapat mengisi libur nasional Hari Lahir Pancasila dengan mengunjungi wisata sejarah.
Pilihan itu menjadi alternatif kegiatan luar ruang selain mengunjungi pusat perbelanjaan saat tanggal merah.
Sejumlah destinasi wisata sejarah Pancasila dapat dikunjungi untuk mengenal perjalanan dasar negara. Lokasi yang direkomendasikan mencakup Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Taman Renungan Bung Karno, Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok, Taman Proklamasi, dan Museum Sasmitaloka Jenderal Besar A.H. Nasution.
“Kalau kamu ingin menyusuri jejak awal kelahiran Pancasila, Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur bisa jadi titik awal yang tepat,” dilansir dari laman resmi Traveloka, dikutip Senin (1/6/2026).
Baca Juga: Bedu Lebih Pilih Banyak Teman daripada Jalin Asmara
Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende berkaitan dengan masa pengasingan pada 1934 hingga 1938. Bangunan tersebut kini menjadi museum yang menyimpan sejumlah peninggalan, mulai dari tempat tidur, biola, hingga perlengkapan rumah tangga.
Selain rumah pengasingan, Taman Renungan Bung Karno di Ende juga menjadi destinasi yang sering dikaitkan dengan proses perenungan awal gagasan Pancasila.
Tempat ini dikenal dengan suasana yang lebih tenang sehingga cocok dikunjungi wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman sejarah secara langsung.
Adapun Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok juga masuk dalam daftar tujuan wisata sejarah. Lokasi itu berkaitan dengan peristiwa menjelang Proklamasi Kemerdekaan pada 16 Agustus 1945.
Untuk wisatawan di Jakarta, Taman Proklamasi dan Museum Sasmitaloka Jenderal Besar A.H. Nasution dapat menjadi pilihan kunjungan singkat. Dua tempat itu bisa dijangkau tanpa perjalanan jauh ke luar kota.
Sementara itu, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menerbitkan Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Aturan tersebut menjadi acuan pelaksanaan peringatan 1 Juni di dalam negeri dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.
“Surat Edaran ini dimaksudkan sebagai panduan dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri,” tulis BPIP dalam Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026.
Lebih lanjut, lembaga tersebut menetapkan tema Hari Lahir Pancasila 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”.
Dengan tema itu, momentum 1 Juni dapat diisi melalui kegiatan edukatif, termasuk kunjungan ke destinasi wisata sejarah Pancasila. (Nur Aida Nasution)















