Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea bilang pekan depan akan ada sekitar 55 ribu terancam PHK. (Foto: Dok. DPP KSPSI AGN)

Beranda / Nasional / Ancaman Badai PHK Pekan Depan

Ancaman Badai PHK Pekan Depan

PravadaNews – Sebanyak 55 ribu buruh di Bekasi, Jawa Brat terancama terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), imbas dari kenaikan harga gas.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea dalam acara Rakernas 2026 KSPI di Horel Acacia, Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2026).

Andi Gani menceritakan, dua pabrik dari anggotanya di KSPSI yang terbesar di Bekasi tutup. Perusahaan itu yakni Granito, Milenium Keramik, dan Mulia Keramik.

Andi Gani mengatakan, penutupan tersebut dikarenakan perusahaan alami tekanan akibat harga gas melambung tinggi hingga saat ini.

“Karena gas industri. Ini bahaya sekali,” ujar Andi Gani.

Baca Juga: Perpres Terorisme Jalan Sunyi Orde Baru 

Andi Gani mengatakan, PHK itu akan terjadi pada pekan depan. Andi Gani juga sudah berkomunikasi dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia terkait tingginya harga gas industri.

Andi Gani menurutkan, Bahlil menjanjikan kepada dirinya bahwa Kementerian ESDM akan memberikan keputusan soal harga gas industri pada pekan ini.

“Saya sudah ketemu Menteri ESDM, Bung Iqbal, janjinya awal minggu ini harus ada keputusan,” jelas Andi Gani.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad berencana menggelar rapat koordinasi (rakor) pada stakeholder terkait untuk membahas badai PHK.

Selain itu, Dasco juga berencana akan bertemu Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri untuk membahas tingginya harga gas industri.

“Membicarakan solusi mengenai perusahaan-perusahaan tadi yang mungkin bisa berdampak terhadap 55 ribu karyawan,” kata Dasco.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *