Iliustrasi Beras. (Foto: Dok. Perum Bulog)

Beranda / Nasional / Distribusi Bukan Penyebab Utama Harga Beras Naik

Distribusi Bukan Penyebab Utama Harga Beras Naik

PravadaNews – Kenaikan harga beras di sejumlah wilayah kerap dikaitkan dengan persoalan distribusi. Namun, pengamat Pertanian, Dwi Andreas menyebut, distribusi bukan menjadi penyebab utama kenaikan harga beras secara nasional.

Menurut Dwi, distribusi lebih berpengaruh terhadap perbedaan harga atau disparitas beras antarwilayah. Sementara kenaikan harga secara nasional memiliki faktor yang berbeda dan tidak bisa semata-mata dikaitkan dengan proses pengiriman beras dari satu daerah ke daerah lainnya.

“Enggak, kenaikan harga bukan karena distribusi. Distribusi itu menyebabkan disparitas harga antarwilayah, bukan menyebabkan kenaikan harga,” ujar Dwi Andreas saat dihubungi PravadaNews, Jumat (2/10/2026).

Dwi menjelaskan, disparitas harga terjadi ketika harga beras di satu wilayah berbeda dengan wilayah lainnya. Sebagai contoh, harga beras di Jawa Timur berbeda dengan harga beras di Papua. 

Menurut Dwi, perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh kondisi produksi, konsumsi, hingga biaya distribusi di masing-masing wilayah.

Adapun sejumlah daerah, kata Dwi, mengalami defisit beras karena produksi lokal lebih rendah dibandingkan kebutuhan konsumsi masyarakat. Kondisi tersebut membuat daerah yang defisit harus mendapatkan pasokan dari wilayah lain yang memiliki produksi lebih tinggi.

Namun, masuknya pasokan dari wilayah lain justru memunculkan perbedaan harga antarwilayah. Hal itu karena, dalam prosesnya, membutuhkan biaya logistik dan distribusi yang besar, terutama apabila daerah tujuan memiliki akses infrastruktur yang terbatas.

“Kendala faktor distribusi bisa macam-macam, misalnya terkait infrastruktur jalan atau apa pun,” kata Dwi.

Sementara itu, untuk distribusi beras antardaerah, justru lebih banyak dilakukan oleh pihak swasta. Dwi mengatakan, pihak pemerintah justru tidak menjadi pelaku utama dalam proses distribusi, hal itu karena tidak memiliki armada untuk mengirimkan seluruh pasokan ke berbagai daerah.

“Sangat kecil pemerintah berperan dalam proses distribusi. Yang pemerintah bisa lakukan adalah tadi yang saya sampaikan, bagaimana infrastruktur jalan tersebut bisa dibangun oleh pemerintah” kata Dwi.

Dengan demikian, Dwi meminta persoalan kenaikan harga beras tidak hanya dilihat dari sisi distribusi. Menurutnya, perlu ada pembedaan antara persoalan disparitas harga antarwilayah dengan faktor yang menyebabkan kenaikan harga beras secara nasional.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *